Wednesday, November 26, 2008

sore ini berbincang dengan Kodi

Kodi: "kadang sewaktu mawu mengabadikan sebuah objek secara super close up (dalam Auto Focus mode ya), dan susah sekali fokus, susah sekali, aku harus sejenak mencoba fokus jarak jauh atau sekedar fokus pada benda-benda kecil sekitar dengan berbagai jarak dulu..sebentar..setelah itu baru bisa fokus sama apa yang ada di depan dan sangat dekat jaraknya.."

saya: "ah, ga semua kamera kayak gitu ahh,,kamu aja kali, Kodi,,"

Kodi: "iya ya?hoo..yaa..kamera kan beda-beda..tapi aku tipe kamera yang seperti itu.."

*Kodi itu masuk dalam famili kamera, genusnya kamera digital, species nya kodak


definisi nostalgia

apa definisi "Nostalgia" menurut mu?
saya pikir selama ini nostalgia artinya mengenang masa lalu yang indah.
ternyata saya salah.
artinya sedih.

nostalgia
[Late 18th Century. <modern Latin, "homesickness" <Greek nostos "homecoming" + algos "pain"]



Saturday, November 22, 2008

Graphologist

ini adalah sesi pertama dari rangkaian "bab Graphologist" di Rabu Belajar Komunitas Sahabat Kota.
menarik, sangat menarik!
jadi saya ingin berbagi :]

jadi, Graphologist?
Graph = coretan, torehan, tulisan, gambar, apapun yang tertuang dari otak manusia ke mediasi tetulisan cecoretan atau tetorehan lah ya..
Graphology adalah sub dari psychology yang bisa membaca karakter seseorang dari tulisannya. bukan apa yang ia tulis, tapi bentuk tulisan, tandatangan, atau bahkan coretan seseorang.
seorang Graphologist bisa melihat karakter seseorang dari tulisan tangannya.
Graphologist juga bisa membaca Pola Komunikasi atau Communication Behaviour seseorang.

kata kuncinya adalah:
coretan atau tulisan kita, adalah print out dari format cara atau pola berpikir kita.

jadi, dari bentuk tulisan tangan kita, kita bisa melihat apa yang ada di diri kita, seperti potensi yang kita miliki, kelemahan yang kita miliki, trauma yang kita miliki sekalipun bisa terlihat dari tulisan tangan. nah, kalo kita udah tau kekurangan kita, kita bisa mencoba memperbaikinya dengan mengganti cara manulis kita. dahsyat ya?

jadi dalam diri kita, kita punya 2 hal:
1. apa yang permanen dalam diri kita, dan ini dinamakan bakat, atau anugrah dari Yang Maha Kuasa. yang ini, udah ga bisa di apa-apa in, tapi menurut tante Mita Rosette, sang narasumber, hal ini pasti adalah hal-hal baik yang ada dalam diri setiap orang.
2. nah, yang kedua adalah apa yang ga permanen, dan hal-hal yang ga permanen dalam diri kita ini biasanya terbentuk dari pengalaman, trauma, pembelajaran, kebiasaan, de el el, dan hal-hal yang ga permanen ini bisa mempengaruhi hal-hal baik yang permanen dari diri kita yang nomer satu tadi. nah, yang ini nih yang bisa kita ubah dengan terapi mengganti tulisan, boy!

*untuk di ingat*
jadi saling mempengaruhi tu..
tulisan -- adalah print out dari format cara berpikir
dan
format cara berpikir kita, bisa keliatan dari tulisan tangan kita
JADI kita bisa mengubah format cara berpikir kita dengan mengganti tulisan tangan. (u kno wat am sayin' doug?) (mudheng ora, son?) (ngarti teu, beul?)

lanjuuuuuttt

nah, sekarang, apa bedanya baca tulisan tangan sama baca tanda tangan orang?
kalo tulisan tangan seseorang menunjukkan bagaimana kepribadian atau karakter dia sebenarnya,
kalo tandatangan seseorang, menunjukkan bagaimana seseorang ingin dilihat dan dinilai oleh lingkungan sekitarnya.

saatnya "mengapa begini...mengapa begitu"
*dilafalkan dengan nyanyian iklan ensiklopedi mengapa begini mengapa begitu di RCTI dulu*
kenapa tulisan orang jaman dulu itu cenderung mirip-mirip, yakni berupa tulisan tegak bersambung dan rapih hampir seragam?
KARENA
pendidikan jaman dulu kan bawaan dari orang Belanda, yang notabene orang eropah, yang mana bawaan dari gereja, NAH, orang-orang ini adalah orang-orang dengan tingkat kepatuhan dan disiplin yang tinggi, MAKANYA tercermin dari tulisan mereka yang rapih dan seragam, dan teratur.
beda sama tulisan orang amerikah, yang cenderung berantakan, bebas, tidak ada aturan, urakan, karena memang habitatnya juga beda, cara bersikap dan berpikirnya juga beda.

dan yang menarik lagi, kata Tante Mita Rosette, kalau ada guru mencontohkan cara menulisnya ke murid-muridnya, secara tidak sadar, dia juga menurunkan sebagian format berpikirnya kepada murid-muridnya itu.

sekedar sejarah singkat,
ilmu ini awalnya ditemukan, diaplikasikan, dan dikembangkan oleh seorang perupa dari Perancis, yang hobinya menjelajah dari gua ke gua, melihat coretan-coretan manusia purba. dari ilmu yang dia kembangkan ini, dia bisa meneliti apakakah yang membuat coretan itu laki-laki atau perempuan, kalau perempuan, apakah perempuan itu sedang hamil, atau tidak,,gituu,,hebat ya, boy? canggih, canggih, can kepanggih,,

kenapa ilmu ini penting?
NAH, ini juga menarik, boy!
(selain kamu yang eksibis bisa narsis mengetahui kelebihan-kelebihan kamu, atau jadi bisa menganalisa seseorang)
setiap manusia dilahirkan di dunia ini punya tugas. Pasti Punya Tugas.
dan tugas ini PASTINYA sesuai dengan potensi yang memang dianugerahi ke kita masing-masing sama Sang Pencipta. nah, gimana caranya kamu bisa tau dan melaksanakan "tugas"-mu, kalau kamu tidak bisa mengenali potensimu? makanya, kenalilah dirimu, Gnothi Seauton.
karena setiap manusia adalah individu-individu yang unik.
kalau kata film
Before Sunset, "...everyone is made up of such beautiful specific details"

dan biasanya, hampir semua orang ga sadar sama potensi yang dia miliki. sesuai teori gunung es-nya Sigmund Freud, apa yang kamu liat dan tampak di diri kamu atau di diri orang lain, itu cuma 20% dari yang ada, karena 80%nya ada di alam bawah sadar.

dan sebagai penutup,
KATAnya nii..setelah pengalaman Tante Mita Rosette dalam "membaca" karakter orang-orang, dan berhubung klien beliau kebanyakan orang Indonesia, beliau jadi bisa sedikit menyimpulkan karakter orang Indonesia pada umumnya.
katanya begini,
ORANG INDONESIA ituuu..
-multitalented
TAPI karena multitalented itu makanya orang Indonesia..
-cenderung ga fokus sama hal yang mawu dikerjain.
-ga bisa nentuin skala prioritas
-over reacted


sekian.
ada pertanyaan? diskusi?

sederhana

di sebuah sore di hari kamis, dimana disana hanya ada saya, guru saya belajar kertakes (bagi yang tidak tau apa itu kertakes, coba merewind masa es de nya), secangkir kopi nya dia, sebatang rokoknya yang ia hisap dan saya hirup ampasnya (uhukk! untung kamu guru saya, kalo ngga uda saya usir keluar), dan secuil obrolan tentang filosofi alat musik tradisional, ada sebuah kalimatnya yang saya suka:

"sesuatu yang sederhana adalah tahap akhir dari sebuah proses.."

namanya Yudi Taryudi, nama panggungnya Tarumadiswara.

nama saya? Barbara, nama panggung saya BarbaraBil, Barbara yang labil. dan saya masih kesulitan menjawab dengan sederhana pertanyaan-pertanyaan kecil yang tertuju pada saya atau bahkan pertanyaan yang saya layangkan ke diri sendiri.

Wednesday, November 5, 2008

beruang madu pemalas yang tidak malas

pada suatu hari seorang wartawan yang kehabisan sumber berita dan sedang mencari-cari berita sehingga mendatangi apapun untuk dijadikan berita menghampiri sesosok makhluk besar yang teronggok untuk mencari tau hal apa dari makhluk teronggok ini yang bisa dijadikan berita.

wartawan: hai makhluk teronggok,,assalamualaikum! hallo!

makhluk teronggok: halo..walaykumsalam..

wartawan: HAH??!
                 (dia terlonjak kaget karena ternyata makhluk teronggok itu adalah beruang)
                 kamu beruang MADU! apa yang sedang kamu lakukan? kenapa kamu teronggok?

makhluk teronggok: aku beruang MUDA!
                              (bicara degan gaya acuh tak acuh, mau tak mau, suka tak suka)

wartawan: kamu pasti sedang HIBERNASI! dasar beruang MADU pemalas,,makanya kamu teronggok! kerjaanmu hanya makan dan tidur,,

makhluk teronggok: aku beruang MUDA

wartawan: kamu beruang MADU...

makhluk teronggok: tapi aku masih MUDA

wartawan: dan kamu pemalas karena sedang HIBERNASI (wartawan sok tau suka menyimpulkan hal hal diluar realitas tetapi tampak seperti realitas baginya untuk kemudian dilempar ke publik dan membentuk mindset publik yang kurang kritis..)

makhluk teronggok: ahh! kamu sok tau,,

wartawan: aku tau! kamu beruang MADU yang teronggok karena sedang HIBERNASI dan kamu PEMALAS, kerjaanmu hanya makan dan tidur,ya ya ya,, (sambil mencatat dan mengambil kamera)

makhluk teronggok: aku beruang MUDA, dan aku sedang BEKERJA walaupun aku tampak seperti teronggok, dan siapa yang tidak TERGODA untuk hibernasi di udara yang basah hujan selalu dan dingin senantiasa ini?

wartawan: kamu bekerja? (mmpphhff) apa yag sedang kamu kerjakan? (menahan tertawa dan tetap bertanya,,"yess aku dapat berita", pikirnya)

makhluk teronggok: aku sedang mengerjakan sekripsi dan berencana untuk lulus! (berkata dengan tangan terangkat mata nanar menerawang penuh harapan...sayang tatapan nya masih sedikit kosong..)

wartawan: ohh,,kamu sedang berencana untuk lulus..(mengangguk angguk) ya ya..(masih tetap mengangguk angguk)..taun ini?

makhluk teronggok: mmhh,taun depan,, (sudah mulai merasa akrab dengan sang wartawan)

wartawan: jadi kamu sedang mengetik sekripsi dengan konsentrasi tingkat tinggi, makanya tampak teronggok seperti hibernasi? (sambil melongok lebih jauh ke dalam gua sang beruang MADU, eh,,MUDA sambil berpikir "aku salah sangka ternyata")

makhluk teronggok: (sambil sedikit menutupi jarak pandang sang wartawan) yaaa...aku sedang mengetik.......dan berpikir......dan belajar......ya...

wartawan: oh..begituu.. (jawaban asal sambil berusaha melihat situasi di balik pundak beruang MADU eh MUDA)

(kemudian sang wartawan melihat banyak buku dan kertas berserakan terbuka..cangkir kopi..teks lagu..lalu..gitar..novel novel..kabel internet..tunggu tunggu..kabel internet?let me see..hmmm..terhubung ke komputer yang ia gunakan mengerjakan sekripsi..dan..A HA! yang terpampang pada monitor bukan halaman kerja tapi MULTIPLY! astaga..)

                apa yang kamu ketik? (indera wartawan nya mulai menajam..)

makhluk teronggok: mmhhh..(berpikir untuk bohong tapi dia tidak bisa bohong) cerita..

wartawan: cerita untuk? sekripsi? (bertanya siniss)

makhluk teronggok: (uuhhh,,ucapannya menyayat!) mmhh,,sebentar mau posting blog dulu!

wartawan: (A HA! gottcha!) apa sih, cita-cita mu? (bertanya lebih sinis lagi)

makhluk teronggok: (merasa di judge..semakin tidak enak hatinya..) mmh..wartawan?

...sing...
 hening

...sama sama terpaku...

bay de wei, besok jangan salah menuliskan nama saya di koran ya..
beruang MUDA..
bukan beruang MADU..
muda kesannya lebih gagah begitu, lebih penuh spirit..