Tuesday, April 1, 2008

i hate goodbyes

too much to say leave a silence.
what will tomorrow fells like without u, i wonder,,
what will a small tiny caterpillar feels without it's colony
tomorrow?

whenever I run /
wherever I run to you lost / it's never done / just hanging on / the past has let me be / returning as if dream / shattered as belief
if you have to go, don't say goodbye
if you have to go, don't you cry
if you have to go, I will get by
someday I'll follow you and see you on the other side
your picture out of time / left aching in my mind / shadows kept alive
if you have to go, don't say goodbye
if you have to go, don't you cry
if you have to go, I will get by
I will follow you and see you on the other side
*For Martha - The Smashing Pumpkins

after all you were perfectly right/ but I'm scaring close to insanity / and on a night like this
nothing stays the same

nothing looks the same

after all you were perfectly right / I have never been happy before / and on a night like this
you can hear the words
see behind the words
*After All - The Cardigans

goodbyes ended a beginning but start a new one also.
it's just not that easy how it feels.
so long colony.
be meeting u in another junction i hope.
thank you colony.
this colony is one precious colony, i treasure.

Wednesday, March 26, 2008

reportase di siang bolong

hari ini sebatang pensil 2B Faber Castle yang sudah usang dan sudah sangat pendek berhasil saya temukan di selipan kolong tempat tidur.
dia sekarat!
sekarat karena sudah tidak pernah terpakai oleh si pemiliknya.
berikut laporan wawancara dengan pensil berinisial FC tersebut:

"apakah anda sudah lama tergeletak disana?"

"iyah..lumayan..saya sekarat.."

"kenapa?"

"karena dilupakan si pemilik..sudah tidak pernah dipakai..sudah tidak berguna.."

"kenapa tidak berteriak saja..protess kepada si pemilik..bilang.. 'jangan mawu enaknya saja, sudah tidak berguna diterlantarkan..' begitu.."

"tidak mawu.."

"kenapa? anda rugi sendiri.."

"karena saya pencil berkualitas dan bagus..dan terlebih dari itu, saya egois.."

"khahahahahaha"
*saya tertawa. miris. saya jadi ingat, ibarat pepatah ni, "udah miskin, sombong!" belum sempet mengajukan pertanyaan lagi FC kembali berbicara..

"saya tidak mengijinkan orang tau apa yang mereka akibatkan sama saya..saya gamau dia tau tentang ini..terlepas apakah itu berarti saya terlalu kejam pada diri sendiri atau tidak.."

"glek.."
*saya menelan ludah. kasian juga. saya jadi menyesal sudah menertawakan, walaupun dalam hati. lalu tanpa melanjutkan dengan pertanyaan lain, ia lagi-lagi berbicara..

"apa seharusnya ia tau ya?
hmm..tidak tidak..saya tidak bisa membiarkan hal itu terjadi.."

"tapi berarti anda menyiksa diri sendiri bukan?"

hening.

"halo?"

hening.

"asalamualaikuum.."

hening.

kasihan. ia kehilangan daya hidup karena merasa sudah tidak berguna dan kalah.

Tuesday, March 25, 2008

kisah pertemuan dua alien

"hallo apa kabar?"
sambil tersenyum manis berusaha ramah namun tetap kaku.

"hallo.."
hanya sepotong dan tetap terlihat kaku.

jeda panjang..

"OH IYAHH!!saya lupa saya makhluk Saturnus. pantas ia tampak tidak ramah.
dan menghindar."
pikir si Makhluk Saturnus yang menegur pertama kali. yang mencoba untuk ramah.

"dan kamu makhluk Bumi yang kabarnya sempurna itu ya? dan saya makhluk Saturnus yang wujudnya abstrak menurut kamu itu ya? tapi menurut sesama makhluk Saturnus di planet saya, saya tidak tampak menjijikkan kok.."
pikir Makhluk Saturnus yang bingung.
masih dalam posisi saling menatap dan tersenyum kaku.
tidak tau harus apa.
tanpa sepatah kata pun terucap dan terdengar.

masih saling tersenyum.
menatap.
kosong dan tanpa arti.

"baiklah.."
kata Makhluk Saturnus menyudahi karena ia merasa bingung.

dan Makhluk Saturnus pun berlalu.
sambil bersedih karena ia merasa dirinya aneh.
ia berlalu dan meninggalkan panggung.
meninggalkan sesuatu yang ia pikir sebagai "Makhluk Bumi" yang katanya sempurna itu, yang masih dalam diam nya.
entah takjub, entah jijik.

dan Makhluk Saturnus pun berlalu.
sambil bersedih karena ia merasa dirinya aneh.
ia berlalu dan meninggalkan panggung.
meninggalkan sesuatu yang ia pikir sebagai "Makhluk Bumi" yang katanya sempurna itu,
dan yang ternyata, makhluk itu juga bukan makhluk bumi, tapi alien lain.
yang masih dalam diam nya.
entah takjub, entah jijik.

atau mungkin pada kenyataannya ini cuma imajinasi Makhluk Saturnus yang terlalu liar saat ia bertemu makhluk lain selain dirinya.
tapi yasudah, waktu sudah bergulir.
mereka pun sudah berlalu.
Makhluk Saturnus bertemu dengan Makhluk Mercuri di sebuah detik.
dan berlalu di detik yang lain.

"Hallo,,katanya saya makhluk Saturnus"

Saturday, March 22, 2008

apa?

dia menjauh, berdiri di depan cermin dan menatap lurus dan dingin.
aku berdiri, menjauh, dan membeku depan cermin.

"apa si yang kamu cari?"

"..."

"apa? tantangan? pembuktian? apa?

"..."

"kamu pikir kamu siapa?"

"..."

"apa YANG KAMU CARI? jawab.."

"gatau..."

aku berlalu, gelisah.
dia menjauh, berdiri di depan cermin dan menatap lurus dan dingin.
aku berdiri, menjauh, dan membeku depan cermin.

"apa"
"yang"
"kamu"
"cari?"

ia berbicara lagi. bertanya terus terus dan terus menerus. mulai jengah.
di ruangan 3x4 ini ia berdiri sendiri.
dengan cermin.

Friday, March 7, 2008

nyaman

Bandung malam, dingin, hujan, dan basah.

di jalan lampu-lampu kendaraan berpendar memberkas-berkas akibat terpantul air hujan yang jatuh.
di jalan pikiran yang mulai lelah melesat mendahului raga yang masih berlabuh.

Lucu, bagaimana pikiran yang lelah bisa terpisah dari raga nya.

melesat dan sampai di rumah.

*tiba-tiba hidung mendeteksi bau imajiner yang sangat familiar dan
angan ikut bermain dengan visualisasi maya

bau sprei yang baru di ganti menyeruak,
bantal-bantal dakron empuk memanggil raga,
dan hawa dingin yang mengendap di dalamnya menambah nilai kenyamanan,
selimut hijau lumut yang hangat tertumpuk tidak rapi di sudut dan tetap hangat,

meringkuk di dalamnya dengan bantal-bantal empuk tadi menjadi cita-cita utama jangka pendek.

saya hanya mengantuk.

Sunday, February 3, 2008

menanti dan menunggu

Pada suatu pagi, ada kelinci kecil yang sedang menatap angkasa biru di tengah padang rumput yang hijau dan luas.
"Kenapa kau menanti Sang Elang?",tanya Pohon Pinus.
"Hari masih pagi, udara sangat segar untuk dihirup..",jawab kelinci kecil sambil menarik nafas sedalam-dalamnya,"Bukankah begitu Pinus?aahhh, segar sekali.."
kelinci kecil tidak menjawab pertanyaan Pohon Pinus dan mengalihkannya sambil meloncat agak menjauh.
"Hay kelinci kecil! Kebodohan apa lagi yang akan kau lakukan dengan menanti Sang Elang?",tanya seekor Belalang.
"Hay Belalang! Lihat! Matahari baru terbit! Sedang hangat-hangatnya! Bukankah ini hari yang indah untuk berjemur?",jawab kelinci kecil sambil melompat lebih jauh lagi.
Kali ini kelinci kecil memutuskan untuk melompat ke tempat yang lebih jauh lagi.
Ke tempat dimana hanya ada dia dan langit.
Ke tempat dimana ia bisa melongok ke angkasa dengan bebas.
Tanpa was-was.
Ia meloncat.
Terus meloncat dan menjauh.
Tiba-tiba di pertengahan jalan ia merasakan nyeri.
"Wah, luka ini kan sudah sembuh" Pikirnya dalam hati.
Tanpa memeriksa sumber nyerinya ia terus menjauh.
Dan berehentilah ia di bawah Pohon Beringin.
Walaupun serasa habis napasnya, tapi blum putus asa ia.
"Kelinci kecil.."
"Pohon Beringin, bolehkah aku merebahkan badanku di akar-akar kayumu? Aku ingin menengadahkan kepalaku tapi nyeri ini mengurangi kekuatanku..",tanpa mengizinkan Pohon Beringin berkata lebih lanjut kelinci kecil melambungkan sebuah permintaan.
"Baiklah, kelinci kecil..",Pohon Beringin yang bijaksana mengizinkan.
Dengan menggugurkan beberapa daunnya yang kecil-kecil ia berusaha melindungi kelinci kecil dari angin pagi yang dingin menggigit.
Sambil menatap angkasa, kelinci kecil mulai menggigil.
Angin pagi ini sedang dingin.
Nyerinya tidak berkurang.
Dilongoknya sumber nyeri itu.
"Wah, ternyata berdarah..pantas perih..",lirihnya.
Pohon Beringin berusaha semampunya merendahkan ranting-ranting rimbunnya untuk menangkis angin berhembus.
"Kelinci kecil, taukah kau bahwa Sang Elang adalah pemangsa kelinci?"
Kelinci kecil diam.
Tetap menatap angkasa. Mengaguminya. Mengagumi luasnya yang tak terhingga.
"Pohon Beringin, mengapa Sang Elang terlahir dengan sosok gagah dan angkuhnya yang memesona?",kelinci kecil yang tidak menjawab pertanyaan Pohon Beringin malah balik bertanya.
"Karena ia milik langit dan cakrawala",Pohon Beringin terdiam sebentar dan menjawab lagi,"Dan segala sesuatu milik langit dan cakrawala juga milik kebebasan."
Kelinci kecil menerawang.
Terus menatap angkasa.
Harapannya sederhana.
"Kelinci kecil apa yang kau lakukan?",tanya Pohon Beringin lagi.
"Aku hanya melakukan hal sederhana. Menatap angkasa. Ya, hanya menatap angkasa. Aku tidak sedang mengharapkan apa-apa",kelinci kecil menjawab.
Ia mengumpulkan sisa-sisa logikanya disela-sela rasa nyeri yang terus menyiksanya.
"Pohon Beringin, mengapa ia hanya melukaiku dan tidak memangsaku saja dan meninggalkanku takjub akan sosoknya?",dengan nafas satu-satu dan terengah-engah kelinci kecil melontarkan pertanyaan lain lagi pada Pohon Beringin.
Pohon Beringin jatuh iba pada kelinci kecil.
Awalnya ia terdiam.
Namun ia pun akhirnya memberanikan diri bertanya pada kelinci kecil,
"Kelinci kecil, apakah kau sedang menanti Sang Elang?"
...
tidak ada jawaban.
"Kelinci kecil..",dipanggilnya kelinci kecil dengan lembut.
...
Tidak ada jawaban.
Dilongoknya kebawah.
Mata kelinci kecil terbuka nanar tidak berkedip.
Basah.
Luka nya pun menganga masih mengalirkan darah.
Pohon Beringin tidak mendapatkan jawaban, apa yang sedang dilakukan kelinci kecil.

Wednesday, January 30, 2008

like Willy Wonka said,

saya selalu kagum dengan Roald Dahl dan cerita-cerita nya yang membebaskan dan menghargai imajinasi masa kecil.

Willy Wonka juga sangat menakjubkan karena berhasil membangun dunia nya sendiri sesuai seperti impian nya,,hebaaaaaattt :]

dan di film "Willy Wonka & The Chocolate Factory" di tahun 1971, sebelum mempersilakan anak-anak kecil yang memenangkan Golden Ticket untuk menjelajahi dunia yang sudah berhasil dia bangun sesuai imajinasinya, dia berkata (atau bernyanyi lebih tepatnya),,

"come with me, and u'll be in the world of pure imagination
take a look,
and u'll see into ur imagination.
we'll begin with a spin,
travelling in the world of my creation.
what we'll see will defy explanation.

if u wanna view paradise, simply look around and view it
anything u want to,
do it.
want to change the world,
there's nothing to it.

there is no life i know to compare with pure imagination.
living there, u'll be free, if u trully wish to be."


*Pure Imagination, written by Leslie Bricusse and Anthony Newley. this was sung by Gene Wilder as Willy Wonka in 1971 "Willy Wonka & the Chocolate Factory"

Friday, December 14, 2007

mendung, bengong, dan mengeluh di dalam angkot,,

kadang-kadang perasaan minder suka datang ga permisi,,
terus bikin hati ga enak karena ngerasa ga berarti,,
ngerasa kalo masih banyak sejuta satu harapan yang pengen diraih tapi ga satupun terjalani,,
tiba-tiba semua orang jadi punya prestasi,
dan kamu cuma bisa gigit jari,,

prestasi?
nihil.

semua yang kamu kerjain ternyata ga ada gunanya..
dan kamu memang tidak berguna..
sana pulang, berenti kerja, ngangon onta..

tiba-tiba,
ada sosok laki-laki keliatan dari jendela,
mukanya putih dipupur bedak walaupun jelas-jelas dia bukan waria,
pipinya merah artifisial dibuat merona,
menggantung di leher cassette player jaman baheula,
berkostum lengkap a la penari sunda.

lampu merah menyala,
kaset diputar keluar suara,
joged dimulai walaupun tidak sesuai irama,,

dan dia mencari nafkah dengan menari-nari di lampu merah.
mencoba menjadi berarti dengan menari-nari di lampu merah.
mengubur semua harapan yang mungkin dulu pernah ada dengan menari-nari di lampu merah.
mencoba berguna walau dengan menari-nari di lampu merah.
dia tidak pulang dan menyerah tapi tetap menari-nari di lampu merah.
dia laki-laki tapi tetap berdandan konyol dan menari-nari di lampu merah.
menari-nari di lampu merah.

pandangannya kosong
tapi tubuhnya terus melenggang mencondong

mulutnya tidak bersuara sedikitpun
tapi mata kosongnya menyiratkan getir
dia tidak mengeluhkan apapun
tapi semua yang melihatnya menjadi khawatir

lampu merah
selesai
joged selesai
pertunjukkan usai
receh terkumpul dan ia tetap lunglai

lalu lintas berlalu patuh.
tiba-tiba rasa malu menyeruak membuat pikiran luluh.
malu karena sadar sudah mengeluh.

Saturday, September 1, 2007

"kalo saran dari ibu-ibu mah yah..."

katarsis yang menyenangkan adalah katarsis yang bisa membuat orang bercerita hal yang terribly sad sambil tertawa walaupun dalam waktu yang bersamaan juga menangis,,khehe,,aneh memang,,but it was fun (yet sad also),,tapi menertawakan kesedihan sendiri, walaupun sounds pathetic, sebenernya hal yang menyenangkan! see, bahkan hal yang menyedihkan bisa membuat tertawa,,KALO dibahasnya sama orang-orang yang juga memiliki perspektif positif terhadap "hidup" :]

maka di salah satu diskusi aneh itu, seorang ibu-ibu mulai memberikan wejangan,

"
makanya,,kalo saran dari ibu-ibu mah yah, kalo beli barang jangan yang bagus-bagus,,kalo ilang teh sakit hatinya suka jadi lebih,,"

dan menanggapi wejangan bijak dan logis itu, seorang dalang dagelan menanggapi,

"iya,,tapi kalo beli barang nya jelek, sakit hatinya malah sepanjang masa kamu punya barang itu.."

khahahaha,,
dilematiss,,seorang perempuan pun menanggapi dengan tertawa sekaligus berderai,,dan hal menyedihkan pun bisa jadi dagelan,,
betapa penciptanya masih menyayanginya karena memberikan dia such a wonderful friends

Thursday, August 16, 2007

hasil rumusan dari ngobrol semaleman ngomongin kejenuhan

visi + misi + cita-cita = eager + chemistry
eager + chemistry + kemauan = usaha
usaha + kesempatan  = hasil
hasil yang terus dikembangkan dan dijalani = RUTINITAS
rutinitas = pengulangan dalam jangka waktu lama dalam rangka mempertahankan
rutinitas = bosan
rutinitas = lupa pada visi misi citacita awal yang melahirkan eager dan chemistry nya
rutinitas = bosan
bosan = lupa eager dan semangat awal
bosan = berhenti

berhenti? jangan..
find a way to back to the start and feel those eager and chemistry that leads ur will to work it, reach it, and defend it.
don't forget the roots.
don't blinded by the present.
remember the roots.
remember all the works u've done to keep it up.
peoples got goals. peoples got achievement.
u have it.
keep the goals.
gain MORE!
all u have to do is REFRESH ur dull mind.

Tuesday, August 14, 2007

a conversations i had recently in my dreams..

Hi! Introduce me! I am Rubula Virus, a.k.a mumps virus, from the Paramyxoviridae family, the order of Mononegavirales!

hi Rubula! nice to meet u! my name is Amanda Mita, from the Chalid and Tjitrohaminoto family! So, how are u and what u're up to, Rubula?

fine, thank u amanda! it's clear that in these recent days i've been up to stayed in ur body, and ur mind, of course. could i stays longer? please don't be such a cruel and break my heart,, *sniffs*

ooo,,so, u're the one that cause me these symptoms, are you? such as, fever, a bad one i believe,,headache,,swelling glands also,huh? the worst part! that's the one that makes my face bloating like a blow fish! and of course it is also makes eat time feels like hell to me! aren't u, huh?! *clearing throats* well well, let me introduce my friends then, Rubula! here's Mr. Amoxicillin,  Ms. Fenamin,  Mr. Lanadexon, and Mr. Arnid!

no no noooo! i can't meet them! please send them away from me!!

no no no,,in fact, here they are,,please say hello to them, and say goodbye to me..! *smiling cheering voices*

noooo.. *start crying*

yeeess.. *start smiling*

are u really hate me?

to the bone, indeed! unfortunately Rubula,,tha tha! *grins*

noooooooooooooooooooooo...
*the sounds fading out..*

gottcha! go to hell, and DON'T COME BACK!!

Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...