Showing posts with label menikah. Show all posts
Showing posts with label menikah. Show all posts

Monday, November 14, 2011

1 + 1 = 1 1

seperti sepasang penari:
yang satu memimpin yang lainnya, untuk bergerak bersama. yang memimpin gerakan harus memperhatikan penari yang dipimpin. yang dipimpin harus waspada tanggap dan ikhlas dipimpin. bukan masalah siapa yang lebih hebat, tapi bagaimana bisa bekerjasama sehingga menjadi indah dan sinergis. yang dipimpin pun, sebenarnya memimpin dengan caranya; memimpin dengan cara membiarkan dirinya dipimpin.


seperti sepasang pelari:
pelari marathon dan sprinter yang harus mencapai garis finish bersama. pelari sprint harus sabar dan memperlambat pacu lari untuk menyamakannya dengan pelari marathon, pelari marathon harus sabar dan membantu pelari sprint untuk mengatur staminanya supaya tahan berlari jauh. tidak ada yang lebih hebat, tujuannya sampai di garis finish bersama dengan selamat dan efisien.


seperti sepasang kekasih:
semakin bertambah tua, kemampuan laki-laki untuk menerima suara dengan desibel yang tinggi melemah, dan sebaliknya untuk perempuan, semakin lanjut usia, kemampuannya untuk menerima suara berdesibel rendah kian berkurang.


*terimakasih Kandi Sekarwulan, Nur Maliyanti, dan Datta Hitakaraka yang thoughts nya saya kompilasikan disini :]

Friday, September 23, 2011

payung teduh

saya suka sekali band ini. pertama kali mendengar lagunya, berjudul "Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan" dari telfon genggam Rani.

"Mba, ni ada band temen aku enak banget deh.."
"mana, mana?"

dan pertama kali mendengar saya langsung terbius.
dengan alunan musik nya, liriknya, suara vokalisnya..harmonisasi yang mereka hasilkan benar-benar menyentuh saya..dan di tengah lamunan dan ke"nganga"an saya Rani berkata,

"mereka lagi nyari gig di Bandung ni mba..bantuin mba.."

tanpa berpikir dua kali saya yang matanya masih berbinar-binar langsung menyanggupi, dan di kepala sudah ada beberapa venue dan nama yang kebayang bisa saya approach. untuk band sebagus ini, ga kenal sama "orang dalem" pun saya optimis bisa melobi. tapi nama pertama yang terlintas di saya adalah Kikio, mantan partner duo di kerjaan terdahulu.

long story short, saya berlabuh di sebuah kebun mini, semi outdoor, di sebuah cafe and library di bandung, tempat mereka melantunkan lagu-lagunya secara langsung.

saya suka sekali Payung Teduh..

dan,

mereka sekali lagi akan melantunkan harmonisasinya untuk saya.
kali ini spesial untuk saya.
di hari saya akan menikah :]

terimakasih ya Allah, Engkau Maha Baik!

hutang

saya ingin bercerita tentang tulisan-tulisan yang ada di centong souvenir :D
tapi ini sudah kelewat malam..badan saya sudah pegal.


baringkan raga sejenak.
lepas sukma sejarak.
tidak lupa basuh wajah berarak.
juga sujud empat kali tanpa dipalak.


...


hutang besok saja ya :]

Thursday, September 22, 2011

yang terlewat, yang terlewat

i do lots of random things these days..
salah satunya yang saya buka lagi sore ini adalah link ini :D "ini" yang bisa di klik itu adalah video petualangan saya, Sahabat Kota, teman-teman Sahabat Kota saat kami mengadakan kegiatan liburan tanggal 26-30 Juni lalu.
saat itu, mempersiapkan acara serasa setengah menahan eek..setengah menyiksa maksudnya.. karena himpitan deadline kerjaan lain dan mengurus nikahan. di tengah-tengah persiapan itu juga saya dilamar. cukup menggila..layaknnya backstage panggung sebuah pensi SMA di jakarta.

yang mau saya bagi adalah..
menonton video itu lagi, ditengah situasi kegilaan saat ini: beresin kamar, banyak orang tidak dikenal lalu lalang, banyak sodara datang membantu dan mengomentari ini itu, kiriman-kiriman botol aqua dari bude bude yang mengharuskan saya meminumnya karena airnya sudah diberi doa, puasa mutih, makanan-makanan yang terlewat..yang terlewat..ughh..
eniwei..
menonton video itu lagi, ditengah situasi kegilaan saat ini: memilah milih foto, mengganti frame usang, mengakali kasur baru yang salah pesan, permintaan print-printan rundown acara, kekhawatiran terhadap kurang sigapnya Wedding Organizer, puasa mutih, makanan-makanan yang terlewat..yang terlewat..
...
hentikan mita.
ya ya.
intinya, melihat video itu lagi, membuat semangat saya naiiiikkk sekali.
seneng banget deh, melihat kembali keceriaan di wajah-wajah kecil sok tau dan sok jago itu. ha ha. tanpa sadar, saat disana saya pun terbawa! dan melihat video "ini" saja membuat saya yang lemas karena banyak makanan yang terlewat (STOP it, really!) kembali semangat! :D

Kisah Sahabat Kota..waktu proses membuat event nya sungguh berdarah,
*sebentar, baju midodareni saya datang...yak, kembali..*
Kisah Sahabat Kota..waktu proses membuat event nya sungguh berdarah, pas event nya banyak hal tak terduga dan beberapa kejadian membuat saya tidak puas karena tidak 100% sesuai keinginan tim acara.
setelahnya pun masih menyisakan lelah, walau kecewa nya terobati dengan itu..wajah-wajah tengil sok tau dan sok jago yang menyenangkan dan membakar semangat..ha ha.

tapi...yen tak pikir pikir (oskadon pancen oye), sebenarnya..saat itu adalah saat-saat yang sungguh membuat bahagia.
ya, hectic itu.
ya, debat-debat itu.
ya, dongkol itu.
karena setelah acaranya, ternyata baaanyak sekali hal dan kenangan tersisa.
dan yang nyata terasa: rindu.

saya rindu saat itu. bersama anak anak itu. bersama teman-teman.

dan video ini membuat saya berefleksi dengan keadan saat-saat ini.
lagi-lagi, saya tim dan ketua acara pernikahan ini. ha ha *snob grin*
hectic parrah.
dari kemaren bawaannya ga tenang karena tidur dengan segudang list to do esok harinya.
bolak balik venue memastikan tim venue dan dekor paham yang saya maksud *yang sejauh ini nilai mereka masih ENAM buat saya*
saya seperti orang ambeyen: tidak bisa duduk tenang.

blum lagi konflik konflik keluarga. tsk. -_________-

tapi..diluar itu..saat saya mencoba untuk relax..saya melihat hal-hal in-between.
keluarga itu..walau resek luar biasa, walau rempong setengah mati, walau kadang kamu cuma bisa bilang "iiihhh.." sambil menggeram kesal atas kelakuan atau kekhilafannya..
tapi..
nyatanya mereka memang selalu ada disana..buat kita..walau kadang masih disertai mimik menyebalkan khas "told ya"
but at least they're there.. companying u.. till the end, till no one's left.

"keluarga" memang lain lain sih..tidak bisa pukul sama rata..dan terimakasih ya Allah, Engkau beri aku keluarga yang ini :] sungguh, terimakasih ya Allah..

Monday, September 19, 2011

ohana

"ohana means family. family means noone left behind."
Stich berkata dengan lunglai sambil melihat ke belakang, ke tempat kosong dimana Lilo biasa menunggunya. mereka saling menyayangi dan mendukung padahal mereka tidak berbagi gen yang sama.

keluarga.
hmm.

kok menurut saya, jalinan ikatan dan wadah institusi yang bernama keluarga ini agak aneh ya?
ada dua orang dengan ikatan darah yang jelas dan berbagi gen yang sama, tapi tidak bisa saling membantu dan membahagiakan.
ada juga dua orang yang jauh sekali datang dari dua rahim yang berbeda, tapi kental layaknya saudara.
ada juga yang hidup sebagai sebuah keluarga tapi tidak bisa mengenal dan memahami satu sama lain.
ada juga yang mengaku saudara tapi manfaatnya hanya dijadikan perbandingan untuk melihat hidupnya atau langkahnya lebih baik.
ada juga saudara, satu ibu dan ayah, sejak kecil bersama, tapi karena sejak kecil bersama, prasangka tidak pernah bisa lepas..dan rasa saling percaya tipis sekali dimiliki.

dan atas nama keluarga, kadang seseorang harus ikhlas menerima cercaan atau tuduhan yang salah alamat. "Hus, terima saja, biar bude mu ga malu.."
dan atas nama keluarga seseorang harus mengikuti SEMUA omongan sesepuh, karena mereka pikir mereka yang paling tau. atau sebetulnya mereka hanya ingin MERASA BENAR.
dan atas nama keluarga kadang seseorang harus menahan kecerdasannya supaya diakui bahwa ia lebih lemah dan butuh bantuan.

keluarga.
saudara.
ikatan darah.

atau jangan-jangan yang namanya saudara, keluarga, itu hanya ikatan darah dan berbagi kesamaan gen saja, ya?

bisa jadi.

keluarga itu jalinan jodoh.
mereka anugrahmu, sekaligus cobaanmu, kata guru agama saya.

"Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get."


tiba-tiba ibunya Forrest Gump datang memberikan pesan terakhirnya yang gaungnya, lama setelahnya masih terdengar. bahkan sampai sekarang.

Tuesday, September 13, 2011

kiri


saya di kiri, dia di kanan.
Ya, saya di kiri, dia di kanan :D

garwa

istri, dalam bahasa Jawa adalah Garwa (garwo).
Garwa: Sigaraning Nyawa [sigaraning nyowo, belahan jiwa]

anak kecil bertemu Vander Decken

bertemu Vendor Dekor, sebenarnya..ha ha! tapi bunyinya hampir sama kalo saya bilang bertemu Vander Decken. dan karena lagi sering baca One Piece jadi kebawa-bawa.


kemarin siang saya kembali mendatangi venue untuk rapat dan bertemu dengan Vendor Dekor.
namanya Mas Ogi.
waktu Mas Ogi datang, dia langsung ngobrol sama Kak Ofal, WO setempat, yang lagi rapat sama saya.
sekilas dia hanya melirik saya.
dan karena lagi pusing, saya tidak terlalu menggubris lirikannya. saya tinggal chatting sama Saska dalam rangka membagi kepusingan.
setelah itu Kak Ofal minta diri untuk mengajak Mas Ogi jalan melihat titik-titik yang akan di dekor.
setelah mereka kembali, barulah Kak Ofal mengenalkan saya dengan Mas Ogi.


"Ini calon mantennya mas..", "Ini Mas Ogi, Mit, vendor dekor nya.."
saya tersenyum menyambut tangannya, ia menatap dan berkata, "oh, ini tho..sampean calon manten nya?"
saya hanya tersenyum dan mengangguk.


sejurus kemudian kami berpisah, ia minta diri, Kak Ofal mengantarnya ke gerbang, dan saya pun minta diri rehat sejenak untuk menelfon.


saat selesai rapat dan saya akan pulang, Kak Ofal berceloteh,
"Tadi Mas Ogi kaget! hahahahahaha! katanya gini 'mas, itu calon mantennya? masih kecil ya?' hahahahahahahaha"


yeeesssss..cheering dalam hati! ha ha ha ha ha, muka saya ga tua \(^^)/ yippiiiiiie!

Monday, September 12, 2011

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar

khaha, ternyata sudah 3 minggu lebih sejak terakhir saya menulis :P

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

persiapan ini seru sekali.. sekali..gus..menghabiskan banyak energi. ha ha.
mungkin karena ini pernikahan sendiri ya..saya rasa kalau ini pernikahan orang lain tidak akan memakan energi sebanyak ini.

dulu sekali pertama-tama mempersiapkan pernikahan ini, seorang teman SMP yang sekarang sudah berpengalaman sekali menjadi creative consultant, menawarkan jasanya. cukup mahal, tapi ia menjanjikan profesionalisme yang memuaskan.
pada akhirnya setelah melakukan pertimbangan ini itu, saya memutuskan untuk mengerjakan semuanya sendiri. sekarang saya tau, ternyata memang sepertinya jasa seperti itu dibutuhkan. ha ha.

namanya Amanda juga.
"well Nda, u're right." :p
dan saya rasa kalau dia membaca blog ini dia akan berkata, "Told ya!" dengan senyum mafhum.

well, karena meratap itu tidak ada manfaatnya,
dan karena saya juga menikmati petualangan yang advanced level nya tinggi ini,
lebih baik saya membagi saja pengalaman saya :]


tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

saya memulai survey ini itu sejak bulan april.

hal pertama yang saya lakukan adalah: mencari tempat.
dari pertama saya sudah membayangkan tidak ingin menikah di gedung.
alasannya, gedung akan membuat suasana menjadi kaku. saya ingin suasana yang akrab, dekat dengan undangan. dan AWALNYA saya berniat mengundang kerabat dekat dan teman-teman tersayang yang selama ini support saya saja.

yang kemudian saya sadar, sebtulnya agak susah terealisasi ya, keinginan macam itu kalau "menikah keluarga" di Indonesia. tapi saya baru sadar itu saat sudah terakhir-terakhir. well anyway..

jadilah dari bulan april itu saya survey santai. browsing-browsing, googling, blog walking, multiplying..sampai suatu saat, saya membaca sebuah alamat yang direkomendasikan untuk pernikahan outdoor yang suasana nya kebun, joglo, tanaman asli, lampu lampion temaram..yang saya pikir cocok dengan keinginan saya.
dari bulan april, saya sudah menandai satu tempat, yang kemudian saya follow up santai sampai bulan-bulan mei-juni. saat itu saya sedang mengerjakan beberapa hal, jadi tidak terlalu fokus mengurusi pernikahan ini. dan lagi, saya tidak mau memastikan apapun sebelum saya resmi dilamar.

hal kedua yang terpikir adalah: Design Undangan. dan design kartu ucapan terimakasih di souvenir.
saya tidak bisa menahan diri untuk tidak turun tangan langsung dalam men-design undangan. gmana ya, undangan itu, buat saya krusial. ibarat mata yang bisa menggambarkan jiwa seseorang, undangan pun. undangan adalah cerminan (setidaknya menurut saya) seperti apa si calon manten dan acara pernikahannya. saya pikir lewat undangan juga saya setidaknya bisa menyapa para undangan secara personal.
saya ingin ada personal detail dan personal touch disana. buat saya ini perkara penting (dan buat sebagian orang ini kurang praktis, terlalu naif dan idealis). tapi undangan itu akhirnya jadi..dan berkarakter :D
ada sedikit cerita disini. dari awal, memang sudah ada problem warna. warna yang saya inginkan tidak pernah bisa tercapai dari 3 kali dummy yang diberikan pihak percetakan. tapi saya masih permisif, dengan dalih, "ya sudahlah, yang penting kan isinya. warna tidak 100% sesuai keinginan tidak apa lah. toh memang warna yang ingin saya capai itu ternyata menyulitkan bagi si percetakan."
sebisa mungkin saya menciptakan suasana konsumen-produsen yang enak bagi kedua belah pihak.
saat undangan selesai dicetak, ternyata warna masih saja meleset dari kesepakatan akhir. ceruk pada amplop yang di 3 dummy sebelumnya benar terletak di belakang, waktu undangan jadi ceruk nya jadi  DI DEPAN. dan lipatannya banyak yang miring. "karena mengerjakannya dekat lebaran, jadi orang-orang sudah tidak fokus mengerjakan", katanya. saya kecewa sekali saat itu. benar-benar kecewa. ini diluar dugaan. saya sudah berusaha semaksimal mungkin menciptakan suasana yang enak bagi semua. tidak menuntut terlalu banyak, toleransi besar, tidak cerewet minta diskon..huf. setelah saya menyampaikan ke pihak yang bertanggung jawab mengenai kekecewaan saya, dengan maksud mengevaluasi, baru saya bisa sedikit legowo. dan untungnya, pada akhirnya pihak percetakan menerima memperbaiki lipatan yang miring, walau soal ceruk dan warna sudah tidak bisa diapa-apakan lagi selain diikhlaskan, karena waktu juga sudah dekat.
saya mulai serius men-design bulan Juni setelah lamaran, sampai ke pihak percetakan di bulan Juli-Agustus.

hal ketiga yang terpikir adalah: souvenir.
ha ha. ya ya, saya tau souvenir adalah hal yang remeh dan mungkin adalah bottom list orang-orang yang menyelenggarakan pernikahan. tapi entah kenapa, saya suka sekali memikirkan souvenir ini. awalnya saya sempat berpikir untuk memberikan tulisan, self publishing. tapi kandas karena partner menulisnya sibuk. huh.
tapi kemudian saya menemukan alternatif souvenir yang tak kalah menariknya, berkat bantuan teman baik saya, pingkan :}
itu sudah bulan-bulan Juli. saya pun sempat ke Jogja untuk mencari sendiri jenis barang yang saya mau, ditemani partner-berbagi-baik-hati-nan-perfeksionis-kadang-galak-kalo-soal-kerjaan-tapi-sahabat-yang-selalu-mendukung-dan-ceria,  mba riaaa :D
disini juga ada cerita kecil. awalnya saya sudah sepakat untuk memesan souvenir pada Pingkan. tapi setelah kirim-kiriman, tawar-tawaran, hitung-hitungan, ternyata budget saya tidak cukup. jadilah dengan berat hati saya membatalkan kerjasama..huhu..maaf ya pingky..
akhirnya saya memutuskan untuk mengerjakan ini sendiri. tentu saja tidak benar-benar sendiri. dibantu mba ria, cocomeo-yang-habis-bensin-tengah-jalan, dan mas grewo yang hampir-pingsan-dorong-cocomeo-sambil-bawa-souvenir-sekardus, keping-keping kayu itu sampai di bandung untuk saya olah lagi :D


mba ria juga mengirimkan burung-burung kayu untuk menghias tempat pernikahan saya :'] *HUGGSSS kuat kuatt*
proses souvenir ini dimulai sekitar bulan juli-agustus, sampai sekarang masih sambil saya kerjakan. euh..ha ha.

hal keempat: cincin
:] :] :] di bulan agustus cincin kami jadi :D

yang lainnya tidak menjadi perhatian utama. walau sebenarnya faktor yang penting dalam hal membuat hajatan. misalnya, catering. ya, CATERING. khahahaha.
saya mulai hunting catering ditemani bapak ibu saya sejak bulan agustus awal, sekitar 3 minggu kemudian, catering fixed!

dan di BULAN SEPTEMBER INI..
kemudian satu hal lagi sempat luput dari memori saya.
band pengiring untuk hiburan tamu. *tepok jidat*
sejak akhir agustus, kira-kira, saya menyadari kekhilafan ini dan mulai pusing. saya mau band nya KERONCONG MODERN. harus itu.
dan..khihihihihihi..alhamdulillah nya..saya bisa dapet band yang saya sukaaaa bangett :D
awal minggu ini sudah kontak-kontakan dengan managernya. dibantu Rani dan Adan *terimakasiiiiiihhhh :D* saya berhasil menjangkau band ini! gembira bukan main. akhir kontak masih menyisakan gantungan sedikit, tapi saya harap mereka bisa memenuhi permintaan saya ini *berdoa kuat kuat-amin!* :D

dua minggu yang lalu saya juga sudah bertemu dengan tim dokumentasi hari H :D mereka adalah enzo portraiture. sejauh ini, hasil stalk saya menunjukkan bahwa mereka oke sekali. tapi untuk berjaga-jaga, saya pun mengajak mereka berdiskusi untuk membagi apa yang saya suka dan apa yang menjadi pilihan-pilihan saya dalam hal memilih angle gambar dan nuansa edit an foto :]

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

ya, tinggal 2 minggu lagi, kurang lebih, dan saya masih blum bisa duduk tenang..karena rasanya masih banyak yang belum..

oh tuhan..bismilahhirohmannirahim..

Friday, August 19, 2011

kenapa?

"dan tidak ada satu pun abadi di dunia ini, tidak juga berlian"

"if you feel depressed, just remember that everything shall pass anyhow. nothing is forever, babe. not even diamond. berlian (carbon) akan dengan mudahnya berubah menjadi gas CO2 kalo bereaksi dengan O2 cair di suhu -184 derajat celcius =)"
-Kartini Ngga Sampe Eropa, a novel by Sammaria Simanjuntak

tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara. i want to live life to the fullest. i want to see. i want to feel. i want to explore every positive possibility i could have.

"dan perasaan itu bentuknya cair, perasaan itu fluida yang mudah mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, mengikuti wadahnya, dan mudah merembes kemanamana"

dan perasaan adalah anugrah Yang Maha kepada makhluknya.
dan ia memenuhi setiap rongga dalam rasamu.
dan memperkaya sudut pandangmu.
membantumu melihat yang ada diantara: tidak dengan mudah terlihat diantara yang terlihat.

ini itu, lihat dulu

Mempersiapkan pernikahan, buat saya,

Rasanya seperti saat saya mempersiapkan rencana penelitian skripsi, menulis dan menyusun skripsi, dan mempersiapkan sidang untuk mempertanggungjawabkan skripsi.


Saya ingat, saya memulai blog ini waktu sedang mempersiapkan penelitian untuk skripsi saya.

mulai dari nyiapin souvenir buat narasumber,

ngurusin pemesanan tiket pulang pergi ke bali,

nyiapin pertanyaan-pertanyaan dan literatur,

sampe bikin timeline dan to do list menuju hari h.


rasanya sekarang mirip dengan rasa waktu itu, khihi.

mempersiapkan dan merancang ini itu.

pusing dan panik sedikit, tapi tetep merasa tertantang dan seru :]

petualangan saya yang lain :]


So, my recent job is: Wedding Planner


pertama-tama, saya sama sekali ga kepikiran harus nyiapin apa dulu.

ha ha. dasar amatir.

but i'll learn :]


yang sejauh ini saya rasa paling seru di pekerjaan ini adalah: men-design undangan.

menyenangkan sekali menuangkan semua ide dan percakapan-percakapan kecil dalam diri saya ke dalam sebuah design undangan. i really really enjoying every moment i making it. dari mulai ngulik bentuk bareng Saska, mentransfernya menjadi lebih nyata di Corel, memadumadankan warna dan gambar, mencari cara merealisasikan ide, making sketches, sampai survei kertas di Tidar :D

dari mulai nyari tekstur kertas nya, warna kertas nya, sampe ketebalan kertas-kertas nya :D s u k a

saya jadi tau tipe kertas SLF, SF, Tomahawk, Coronado, saya juga tau seberapa itu 117g, 120g, 220g, sampe 270g :D


yang kedua sangat saya nikmati adalah merancang souvenir dan brainstorm detail dekor dengan tim dekor :D hihuuuu..senang sekali! moment-moment kami menemukan warna gebyok, model wedding gate, menemukan frame-frame foto antik, merencanakan peletakan meja-meja kayu dan kursi-kursi kayu klasik, saling melempar ide apakah-pake-taplak-apa-engga, detail dekor seperti miniatur manten, cermin, partisi, sangkar, lalu saling menimpali ide. rasanya seperti sedang menyusun puzzle bersama. sedikit demi sedikit. dan sekarang kepingan-kepingan puzzle itu mulai terlihat membentuk sesuatu :]


yang paling sulit adalah rapat penentuan budget. ha ha.

keputusan untuk memotong sesuatu.

atau mengurangi sesuatu.


sejauh ini pelajaran yang saya dapat adalah:

jangan ada rasa ga enak.

plan ur best, stick to ur value (AND to ur budget of course), dan harus berani repot.

ha ha.


waktu awal-awal sempet panik parah, membuat nafsu makan saya menurun.

tapi alhamdulillah dengan terus telaten dijalanin satu-satu, pelan-pelan, mulai selesai juga satu persatu :]

kunci nya sebenernya, jangan panik, bikin plan, jalanin satu-satu.

well, ga mungkin si ga panik. disinilah pentingnya punya temen sharing: untuk membagi kepanikan.

karena pada waktu cerita, sebenarnya saya sedang memberikan ruang untuk berbincang pada diri sendiri, mengurai apa yang sudah dikerjakan, apa yang belum, dan mana yang akan menjadi prioritas :] maka disitulah peran Ibu, Bapak, dan Saska menjadi penting luar biasa.


saya ga inget udah berapa kali nangis karena panik dan gelagepan. ha ha. tapi untuk stage sekarang saya bisa lebih mengomunikasikan kepanikan saya.

rasanya mirip seperti waktu saya jadi ketua Mahakam Cup 3 waktu kelas 2 SMA dulu. mungkin itu stage awal dari adventurous level jenis ini.

waktu itu ya sama, suka tiba-tiba panik, terus nangis sama sekertaris saya, Dame namanya..ha ha!


ternyata benar adanya everything happens for a reason :]


kembali ke "present", kalo ditanya "sudah berapa persen ni persiapan?"

euh...

saya ga bisa mengira-ngira. karena pertanyaan itu hanya akan membuat saya panik.

tapi by theory, saya hanya perlu kembali menjalani dan mengurai benang kusut ini satu demi satu.


sepertinya habis ini saya akan buka biro jasa wedding planner counseling :p


here comes my adventure! i'll get through the obstacles! yiiiha! :D

Friday, July 29, 2011

this is how i get here

"terus, abis lulus nanti, kamu mau kerja dimana?"
"aduh, mita gamau kerja di Jakarta bu..kayanya ga kantoran juga deh..hmm..kasih mita waktu satu taun.."
"buat apa?"
"buat ngelakuin hal-hal yang mita suka, bu..buat jalan-jalan, buat motret, buat nulis, buat belajar hal baru..mbatik misalnya! mita kan bisa ke Solo ke tempat Tante Rusi terus belajar mbatik, bu! *bercerita sambil melihat ke atas dan berbinar tersenyum senyum* Mita juga mau ke Jogja bu!"
"heeeehh..jangan keasikan kamu..jangan lupa.."
"lupa apa? lupa kerja terus dapet gaji terus dapet duit?"
"iya itu juga, tapi bukan itu..kamu jangan keasikan. kamu harus nikah nanti.."
"..." *sfx: JEGERRRRR!*

itulah penggalan percakapan saya dan ibu saya di tengah jalan tol Simatupang menuju pulang ke rumah di tahun 2009 pertengahan, saat saya baru saja laporan selesai sidang.

m e n i k a h

sungguh hal itu tidak berkelebat sedikitpun saat saya melihat keatas sambil bercerita, berangan angan.
saat itu saya sedang skeptis sekali sama yang namanya laki-laki, pun hubungan yang namanya pacaran. cih. sungguh saya berontak setengah mati melawan kehendak hati yang kodratnya suka mencari partner berbagi.
saat itu, saya pikir pacaran itu sebuah ke sia-sia an yang ruginya jauuuhh lebih banyak dari manfaatnya. dan saat itu tidak ada seorang lelaki pun yang saya tau punya definisi pacaran yang sesuai dengan definisi saya memaknai pacaran.

{Pacaran: Proses Perkenalan dan Pencocokan untuk M E N I K A H}
amanda mita, 2008

kebanyakan dari mereka memanfaatkan term pacaran untuk bersenang-senang tanpa sempat memikirkan tujuan esensial nya: penjajakan untuk mencari orang yang akan ditanggungjawabi nanti.
tanggung jawab, uh, such a heavy words for them. komitmen, APALAGI. cih.
maka dari itu, mengira tidak ada laki-laki yang se-visi dengan saya, saya meloncat angan-angan menikah. "masih jauh lah!" pikir saya.

sejak 2007/2008 saya cynical.

SEBETULNYA di tahun 2008 itu juga, saya bertemu dengan seonggok makhluk yang satu visi definisi dengan saya membaca term pacaran itu. tapi pelan-pelan dia masuk dan membuat saya mempertanyakan kesungguhan hati saya untuk tidak pacaran -mencari partner berbagi cerita- dengan cara paling menyenangkan sekaligus menyebalkan sedunia.
cerita bertemu nya pun sungguh tidak biasa dan sungguh akan terkenang sampai kapanpun, saya pikir.
sampai kemudian kami lambat laun menjauh untuk satu dan beberapa alasan.

kembali ke tahun 2009, di tengah jalan tol simatupang, perbincangan saya dan ibu.

saya cuma nyengir.
dan detik selanjutnya yang saya ingat, saya bilang, "Bu, mita takut ga ketemu sama jodohnya mita deh..", sambil mimbik-mimbik. ditanggapi dengan senyum ibu yang menenangkan hati saya. everything's gonna be okay according to her, cause i got her whose pray for my happiness every single breath she take.
i do really really love her.

long story short,
terimakasih ya Allah, manusia tidak selalu tau apa yang akan terjadi padanya, apa yang menunggunya di belokan ujung jalan. sehingga menjadikan hidup yang saya jalani ini menjadi kian seruuuu, layaknya petualangan :D

di penghujung tahun itu, si seonggok makhluk yang sempat datang sebelumnya itu, tiba-tiba saja muncul lagi dimanapun saya berada, terlibat dalam setiap kegiatan saya, aktif menanyakan pendapat saya tentang banyak hal.

awalnya, saya sempat jaga jarak, tapi tidak bisa bohong pada diri sendiri, dia memang partner ngobrol ngalor ngidul dan berbagi cerita paling top yang pernah saya punya.
dari mulai diskusi tentang bagaimana pacaran itu seharusnya, apa itu pacaran, apa itu feminis menurut saya, apa definisi cinta, membedah apa itu "Cold Reading", sampai membahas seru film-film tim burton dan iklan MTV "Jamie Si Anak Nakal"..sampai membagi visi dan cita-cita kami masing-masing ke depan.

dari mulai ngajarin baca Iqra, sampe ngeracunin baca komik One Piece.

dari mulai A sampai Z.

dari mulai pangkal, sampai mana ujungnya blum tau..

"dan tidak ada satu pun abadi di dunia ini, tidak juga berlian"
"dan perasaan itu bentuknya cair, perasaan itu fluida yang mudah mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, mengikuti wadahnya, dan mudah merembes kemanamana"

semenjak kejadian-kejadian yang pernah lewat di keseharian saya di awal-awal tahun 2008, saya tidak terbiasa mengumbar cerita pribadi saya dengan enteng. tapi pengalaman yang satu ini sungguh ingin saya bagi ke semua orang, terutama teman-teman tersayang saya yang selalu menjadi sumber kekuatan dan keberuntungan saya :]

bahwa di penghujung tahun itu partner diskusi dan teman bercerita saya datang.
dan di awal tahun berikutnya ia meminta saya tinggal menjadi pertner sepanjang hidupnya, dan meminta izin untuk bisa menjadi tempat saya membagikan cerita-cerita saya sepanjang hidup saya.
meminta saya untuk membulatkan tekad dan menyatukan visi.

"Mita, dalam hidup..orang itu harus apa ya?"
"mmhh..harus makan?"
"bukaaaannn.."
"harus minuuumm.."
"bukaaaann..yang lebih esensial lagi.."
"harus pipis sama eek.."
"bukaaaaannn yang cuma sekaliii..seumur hidup.."
"mmhhh..." *mengerutkan alis sambil deg deg an juga*
"harus nikaaaaaahhh.."
"ooo..." *manggut manggut tapi makin deg deg an, muka udah merah kaya udang rebus bumbu tomat*

"mitah!"
"ya?" *deg deg deg deg, tolong berenti buat saya skipping heartbeat..errr..jangan dehh..eh, berenti deh, ehh, jangan deh, eh, aduhh*
"mau ga..kaloo.."
"..."
"kalo kita, gw dan lo, tahun ini, mengikhtiarkan untuk menikah?"

yang terjadi selanjutnya adalah mimik-mimik aneh yang keluar dari muka saya yang dari dulu emang punya kesulitan kontrol bengeut (muka, bahasa sunda)
sedikit bingung, juga malu, juga gatau mesti ngapain, tapi senang dan flattered..dan kemudian menggut pelan-pelan..lalu tersenyum, saya berkata,

"ini aneeeeeehhh..awkwaaaaarrrrdddd!"

lalu kami berdua tertawa.
itu awal tahun 2010.

dan proses untuk menikah itu ternyata tidak semudah seperti yang terlihat di serial "Friends"
dan proses menikah itu, terutama di Indonesia,
terutama dengan keluarga yang besar,
ternyata adventurous level nya cukup advanced.

banyak hal kami pelajari satu tahun itu.
banyak pengalaman saya dapat di tahun itu.
banyak keberuntungan dan anugrah saya peroleh setahun itu.

kesempatan untuk ke Jogja,
bertemu lingkungan baru, pengalaman baru, teman-teman baru,
kesempatan yang menjawab salah satu passion saya.

hal yang sama terjadi padanya: kesempatan merasakan membajak laut :] dan mewujudkan mimpi-mimpi lain yang ia punya untuk hidupnya.

tentu..
masalah pun ada datang satu paket dengan kebahagiaan,
keraguan timbul, membuat saya banyak sekali mempertanyakan pilihan-pilihan yang saya buat dan membuat saya khawatir.

termasuk "drama" keraguan yang memuncak dan meledak di hari saat saya berulangtahun.
ha ha. but it's just a drama. i'm such a drama queen. still, both of us thanking for that drama.

karena banyak kerikil itu, kemampuan kami untuk berkomunikasi dan saling memahami satu sama lain dengan otomatis juga ter-upgrade.

Juni 2011, Saska dan keluarganya datang melamar saya.

and i'm about to marrying someone.
and we're about to getting married.
:]

This is how it works

You're young until you're not

You love until you don't

You try until you can't

You laugh until you cry

You cry until you laugh

And everyone must breathe

Until their dying breath


No, this is how it works

You peer inside yourself

You take the things you like

And try to love the things you took

And then you take that love you made

And stick it into some

Someone else's heart

Pumping someone else's blood

And walking arm in arm

You hope it don't get harmed

But even if it does

You'll just do it all again


-On the Radio, Regina Spektor



Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...