Friday, May 7, 2010

lotek dan gado gado Bu Bagyo

hold ur breath! this is my first wisata kuliner while i'm here :D

untuk pertama kalinya saya makan siang di luar LIP.
"Mba Agre, kalo tempat makan yang enak di sekitar sini dimana ya mba?"
"emmhh..kamu suka lotek?"
"o sukaaaaa"
"ini deket dari sini, kalo keluar LIP yang dari sini, kamu belok kiri, terus belok kanan, voila! ga jauh kok, nanti keliatan rame nya. Bu Bagya."
"aah, merci!"

dan berangkatlah saya sesuai arahan Mba Agre.
ternyata benar ramai..banyak anak SMA nongkrong di sebelahnya, ihiy!

menganalisa tata letak alur pemesanan, dan mempelajari yang orang-orang pesan serta melihat porsinya, saya pun memesan, dengan cara menuliskannya di sebuah kertas bekas yang dirangkai menjadi notes.

"lotek tanpa ketupat 1"

lalu memberikannya pada ibu-ibu peracik (atau lebih tepatnya pengulek) bumbu lotek.


"minumnya apa mba?"
"emmh.. (sambil membaca spanduk di dalam) es pisang ijo deh bu. terimakasih!"

saya pun masuk kedalam, mengamati sekitar, dan memilih tempat duduk.


ada satu poster dipajang yang instan menarik perhatian saya. setelah saya baca keterangan fotonya, ternyata ini salah satu potret perempuan bekerja dalam menyambut hari ibu. nice photo!
sambil terus mengamati sekitar dengan senyum excited terkulum saya akhirnya menemukan menu yang sedaritadi saya cari.

voila!

sambil masih menunggu pesanan saya yang ternyata lama, saya jadi ingat peringatan Mba Agre tadi, "enak si, tapi ngantrinya ya juga enak.."
ternyata benar. tapi tidak apa, saya mind wandering :D
ternyata warung ini menjual makanan yang cukup bervariasi ya! tidak hanya lotek dan gado gado, ternyata ada nasi goreng magelangan, soup, capcay. dan yang saya heran lagi, variasi minumannya itu, es pisang ijo dan es palu buntung.
pertama mencoba es pisang ijo itu di Bandung, di depan ITB, pake fla vanila rum raisin, gimana ya versi warung Bu Bagya ini..
kalo es palu buntung pertama coba di Studio Aru, di Bandung juga seusai nonton Siaran Langsung latihan.

NAH, setau saya ini minuman khas Makassar..iya ga si? kalo "lotek", bukannya khas Bandung ya? sedangkan "gado gado" khas Jakarta..bener ga? nah ini semuanya ada disini..

ets..akhirnya lotek saya datang..mari kita iciiiipp :D

okei, ini lah lotek Bu Bagya.
ditilik dan diamati bentuknya sama seperti yang di Bandung.
mari kita lahap :D
...
...
hmm..caplokan pertama..
"enak.."
mari kita telaah lebih dalam..
setelah caplokan kedua dan ketiga..dirasa rasa..ternyata loteknya manis! khaha!
nah tapi komposisinya nih, yang agak ga standart. apakah ituuu?
yang standart: kacang panjang, toge, irisan kol, bayam, timun, dan kerupuk tentu saja. lalu bumbu kacang dengan kencur yang terasa.
yang tidak standart: potongan Bakwan, sodara sodara! nah ini menarik ini! soalnya bakwan nya tu agak garing (walau mungkin ga se-garing Agni atau Jiwa) jadi rasanya tu..lembut di dalam, crunchy dan renyah diluar..khaha!

dan lotek pun..went like this in the end

ternyata porsi satu terlalu banyak buat saya, tapi tetap harus saya habiskan sebagai pertanggungjawaban, khaha.
sambil saya mengendapkan sayuran-sayuran tadi, saya memperhatikan para pelayan yang mondar mandir mengantarkan makanan.
TIBA TIBA..
ada satu pelayan,
laki laki,
bertubuh besar,
berkulit gelap,
berpeluh,
lalu menghampiri saya dan bertanya dengan tajam,
"Mba nya lotek bukan?"

JRENG!
film yang berputar di kepala saya kemudian berlanjut..
si perempuan yang belum tau apa apa itu kemudian menggeleng polos sambil gugup merasa terancam, menjawab,
"Bukan..saya manusia.."
"Kalau begitu, SAYA MAKAN KAMUUUUU!"
"Tidaaaaaakkk!"

***

well anyway,
setelah itu saya mencicip "Es Pisang Ijo" nya..

hmm, agak berbeda balutan hijau nya dari yang saya coba di depan ITB.

sebenarnya ini rasanya lebih..lebih..apa ya..lebih original kali ya, lebih hand made, tapi kok ya saya lebih suka yang versi abal abal depan ITB ya? khaha.
besok besok saya coba "Es Palu Buntung" nya.

nah, sekian wisata kuliner kali ini, hope there will be more next time!
au revoir!

oia lupa!
HARGA sodara sodara..
lotek tanpa ketupat satu porsi adalah Rp6.000,00
dan es pisang ijo adalah Rp4.000,00

:D

Thursday, May 6, 2010

lama lama saya bisa jadi eksotiss disini

pagi ini saya bersepeda seperti kemarin.
tapi ada yang berbeda dengan jogja kemarin dan hari ini.
sampai LIP muka saya semerah gincu tertoreh di atas kain belacu.

terik.

saya jadi kepikir untuk punya caping.
bener lho.
saya rasa design caping itu sangat fungsional di tempat-tempat tertentu. jogja misalnya.

dan tugas saya hari ini sangat menarik! :D
mempersiapkan Europe Days

tugas pertama adalah test film di ruang auditorium. ada 2 film yang sangat sangat menarik!
yang pertama adalah film 12,49 menit dari Italia berjudul "Il Nostro Segreto" (directed by Mauro Mancini)
sebuh film tanpa dialog yang bercerita tentang seorang bocah lelaki yang sangat jail. gambarnya bagus. dan di setiap frame selalu ada warna merah yang "stand out". baguss.
film kedua adalah film dari Jerman berdurasi 93 menit, disutradarai Hannes Stöhr dan Farbe berjudul "One Day in Europe". ceritanya menggelitik karena menceritakan seorang perempuan berbahasa inggris yang tidak mengerti bahasa Jerman, dirampok, dan ditolong oleh seorang ibu ibu yang hanya berbahasa Jerman. hoho, banyak missunderstanding, but somehow they communicate.
sambil test film, saya juga dianjurkan belajar mengoperasikan ruang auditorium LIP, untuk kepentingan darurat. seruu, karena jadi belajar mengoperasikan volume dan audio in audio out di mixer, merunut kabel, menata gambar lewat proyektor, dan mengetahui tombol lampu-lampu.

the auditorium is mine! ha ha ha!
*tertawa a la villain di terangi hanya satu lampu kuning di atas kepala*

lepas berkhayal menjadi bajak ruang auditorium (bukan bajak laut, karena bukan laut yang saya bajak) saya diberi kepercayaan untuk memilih poster mana saja yang akan dipajang di lobi, menyambut Europe Days di LIP. ada poster dari Swedia, Spanyol, Jerman, Belanda, lalu ada poster peta Eropah juga.
poster dari Swedia, uwahh, baguss baguuuuussss :D
sama poster dari spanyol juga baguss.
ini beberapa yang paling saya suka:



euuuhh..ini suka bangeeeeeeettt. keren.

ini juga baguss :D



nah yang ini lucu banget ini! jadi seolah olah ada kaki nya gitu. somehow saya merasa ini "gw banget". khahaha.

dan lalu ada satu poster spanyol yang kalo saya skilidikilikidi nun jauh di belakang nya ada seseorang yang mirip seseorang. khahahahahahahaha! :D

il ressemble à vous, cher




only if u don't cut ur hair
kha ha ha ha

Wednesday, May 5, 2010

so called my first day

ahihuuu :D
hari ini adalah hari pertama saya masuk Lembaga Indonesia Perancis (LIP).
janji temu jam 10 untuk kemudian menghadiri weekly meeting jam 11, dan pulang jam 7 malam.
saya mengendarai sepeda pinjaman, yang lagi-lagi merah (*lihat si jago merah). hanya kali ini ia bukan sepeda lipat :D perjalanan dari rumah sampai LIP kurang lebih memakan waktu 20 sampai 25 menit.

pertama bertemu Ms.Marie
perempuan cantik berdarah perancis yang usianya sekitar 35an yang menurut saya tampak awet muda, tidak seperti orang eropah pada umumnya. orangnya baik, tegas, disiplin, dan on time. eropah banget ya. satu kalimat yang menarik dan membuat saya tertawa dari dia sepanjang hari ini adalah,

"it's so Jogja..everyone in here is sooo LAST MINUTE. everything is last minute.." sambil memutar matanya.

tunjuk tangan, saya ikut jadi terdakwa kalau begitu ;p

lalu bertemu Mas Sugeng
pria jawa yang kalau bicara sangat pelan. ya suaranya, ya nadanya, ya alurnya. beliau yang bertanggung jawab dengan masalah tekniss.

and then, Mba Eno
Public Relation di LIP. dan tugas saya adalah menjadi asistennya. yang mana beliau akan KE PERANCIS tertanggal 13 mei sampai 23. ho ho.

ada juga Pak sugimin, Pak Yanto, Bu Ai, Bu Ani, Mba Hesti, lalu mulai agak sore saya bertemu Mira dan pacarnya, Dito, beserta adiknya, ila. YANG TERNYATAA..kenal dengan Mami it (Boit), dan sering berhubungan dengan Dimas Ario. weleh weleh, what a small java.

OIA, pagi tadi seusai rapat mingguan saya diajak ke perpustakaan UGM sama Mba Eno untuk melihat pameran "Voices From The Archipelago: Photovoices International in Indonesia"
fotonya baguss baguss :D
Mba Eno ikutan workshop nya beberapa waktu yang lalu dan foto nya ikut dipajang dipamerkan.


ini salah satu foto favorit saya, judulnya "Anak-anak Bakul Bermain di Sungai".
keren deh.
dan ini adalah minuman bersoda yang diberikan Mba Eno. setelah sekian lama saya tidak minum minuman bersoda. :] sekarang terasa seperti busa dikasih gula yang kebanyakan. tapi yo tak minum kabeh nganti ntek. khaha.

fastforward, jam sudah mengarahkan jarum jam nya pada angka 7 dan 6.
sudah jam setengah tujuh.
sudah gelap.

"Pulang gimana ini..mana blum begitu apal jalan.." batin saya

untung saya segera di ijinkan pulang.
dengan bekal nekad dan bismillah (dan dengan bekal doa dari kedua orangtua saya, saya yakin. emh, juga doa temanteman saya, khehe. emh, satu lagi, doa dari Tante Hesti, khaha), saya pun mengayuh sepedah.
sebelumnya saya sempat melirik peta yang saya beli tahun lalu saat saya bertualang di jogja bersama Arum sepupu saya selama kurang lebih 1 minggu.
dag dig dug sepanjang jalan.

"Aaahh, mural itu! berarti udah deket ni! abis ini akan ada Pom Bensin. and i'm home!" batin saya girang melihat mural yang (perasaan) saya jadikan ancer ancer.

saya membelokkan sepeda saya..
dan apa yang terjadi sodara-sodaraaa..pom bensin nya GA ADA.
nah lhoh! lhoh eh lho!
piye iki piye!
saya pasang muka lempeng dan membelokkan sepeda saya, ikuti arus ramai orang banyak.
ada plang penunjuk jalan.
saya membaca "Pakualaman"
nah ini yang tadi saya baca di peta.
yowess, saya ikutin.
TAPI TETEP GA FAMILIARR
udah ini mah..nyasar saya!
masuk jalan sepi..
satu satunya yang ramai hanya tempat dengan nama
"Klub Ade Rai"
tanya sini aja apah?
emh..ngga ahh, takut, nanti disangka mau daftar jadi binaragawoman lagi.
akhirnya tidak jauh dari situ saya berjumpa lampu merah.
lumayan, bisa nanya.
saya bertanya mba mba pengendara motor.

"Maaf mba, kalo mau ke jalan Taman Siswa, kemana ya mba?"
"o ini belo' kanan terus lampu merah belo' kiri"
"o iya, makasih mba..kaloooo jalaaaan..jalan sama saya mau ga mba?"
"o yo rene tak culek matamu opo piye?"

euh..
ga gitu deng,
cukup sampai saya dapet jawaban harus kemana dan terimakasih.

mengikuti saran doi, akhirnya saya menemukan pom bensin ancer ancer saya.
saya selamat, kawan.
dan akhirnya bisa sampai rumah dan menulis ini :]

uhuy!

OIA! ms. Marie akan menyertakan saya di beginner class di LIP.
yippie! belajar bahasa peranciss :D
dapet kesempatan mempraktekkan apa yang saya dengar dari bekal MP3 yang diberi Saska :D

c'est gentil de ta part ms.Marie :]

Thursday, April 29, 2010

ijasah. ijazah. dan setiap menulis atau membaca ini, otak saya akan langsung me-relate dengan tulisan jenazah. euh.

"eh mit, lo udah ngurus dan ngambil ijazah lo blum?"
"blum debb. emang kenapa?"
"buruan deh mendingan. lo lulusnya kapan? yang kmaren ya?"
"euh..bukan..yang November wisudanya.."
"udah lamaaa, kenapa blum ngurus ijazah?"
"euh..kenapa emang nya gitu debb?"
"buruan lo urus deh, sebelum lo ke jogja, soalnya temen gw anak humas kmaren ngurusin ijazahnya, mau diambil, terus katanya ilang..dia anak humas sih, mudah mudahan aja kalo mankom yang ngurus ijazah nya bener.."
". . ."

sejurus kemudian setelah mendapat peringatan tersebut saya langsung menggiatkan diri mengurus segala sesuatunya untuk mengambil ijazah.
dan setelah mengarungi 1 hari cerah di jatinangor, keesokan harinya saya kembali mengarungi hari cerah, tapi ke dago pojok untuk menyerahkan skripsi hardcover, hasil buah pikiran yang saya masak selama satu tahun, untuk ditukar dengan dua lembar karton bercetak huruf-huruf dan angka-angka. pertanggungjawaban saya ke ibu dan bapak.

ternyata prosesi berjalan lancar, cepat, dan aman.
alhamdulillah.

setelah ijazah di tangan, saya pun berjalan menuju pulang.
dan di lapangan parkir saya bertemu dia.
sosok yang sangat akrab selalu ada di ingatan saya sepanjang masa-masa kuliah.
sejenak saya memandangnya, dan refleks meneriakkan namanya sambil melambaikan tangan, kebiasaan dari dulu semenjak resmi menjadi keluarga besar kampus.

"Mamat!" sambil tersenyum sangat lebar.

Mamat membalas lambaian saya sambil berseru dari kejauhan,

"Oi! ngapain lagi?"

saya kembali melambai..eh, di tangan saya ada ijazah, saya harus berbagi cerita gembira ini.

"Mat, gw udahan disini! ngambil ijazah!"
"wah, hebatt! selamat ya! sukses teruss!!"
"makasih matt! dadaaaahh!"

ia tersenyum dan kembali melambai.
saya kembali berjalan dengan santai.

saya jadi berpikir dan membatin,
"wah, gila juga ya, si Mamat. dari JAMAN gw baru MASUK KULIAH jadi mahasiswa baru petantang petenteng disini, doi udah disini duluan..sampe sekarang gw udah lulus tapi semakin ga bisa petantang petenteng, doi masih ada aja disini. kalo dipikir-pikir, lama benerr. hmm..2004..sekarang 2010. Boooo, udah ENAM taun doi di mariiii.."

lalu saya jadi merenung,
"dan tampilan nya masih begitu begitu aja..rambut ikal nya, topi nya, kacamata nya, spot duduk dan berdiri nya, keceriaan dan sapaan-sapaannya..masih sama..masih sama..dan kalo tadi gw ga ngasih tau gw ngambil ijazah dan mau udahan dari sini, gw ga akan nyadar kalo doi masih ada disini dengan segala atribut dan attitude doi dari pertama kali gw kenal. gw ga akan nyadar kalo ternyata doi udah lama, bo, di marii..wew..time goes by, dan gw ga sadar..

"sama hal nya seperti semua orang TAU, meng-acknowledge, bahwa pada akhirnya kita semua manusia dan makhluk hidup di dunia ini akan mati..tapi banyak yang GA SADAR.."

"mita c u in three months"

satu tahun yang lalu, tertanda mulai bulan februari, saya pergi ke Bali selama 1 bulan dengan tujuan research untuk karya tulis saya. dan saya buatlah blog ini untuk membagi pengalaman-pengalaman yang menurut saya menarik selama saya berada di Bali.
bulan ini, satu tahun lebih 3 bulan setelah petualangan saya ke Bali, saya akan kembali bertualang :D
kali ini selama 3 bulan, dan tidak keluar pulau Jawa.
saya akan bertualang di Yogyakarta yang sering saya ucapkan sebagai Jogjakarta.
sebenarnya saya lebih memilih kata "Jogjakarta" dibanding "Yogyakarta",
well anyway,
seminggu sebelum waktu perkiraan keberangkatan, saya sukses dibikin kaget sama teman-teman.
mereka ngagetin dengan repot-repot menyusun rencana apik supaya rencana ngagetin mereka tadi bisa berbuah rasa ngangenin selama saya di jogja.
untuk Vallent, Thatha, Rifa, Aheng, Kang Adi, Kandie, Dimas, Fitri,
TERIMAKASIH YAAAA :D
semoga seruuu selalu dan bisa bermanfaat dan akan baik baik saja semuanya sampai nanti!

sampai jumpa 3 bulan lagi :] dan akan semain seru semoga :D


Wednesday, April 21, 2010

sebuah puisi berjudul..

Terlambat
karya: Amanda Mita

angka merah yang singkat
terasa menghambat

jalanan yang biasa padat
jadi terasa lebih dahsyat

angka hijau yang biasanya tepat
jadi terasa sangat cepat

pat..pat..pat..pat..
setip detik terasa dilipat

enam belas sama dengan empat dikali empat
kalau terus bablas, kamu bisa dikutuk jadi lepat*

"saya minta maaf, janji saya tidak tepat"
"ah! KAMU TERLAMBAT!"

*lepat adalah makanan tradisional yang biasa diucapkan sebagai "Leupeut"


so-called Hari Kartini


saya ingin berbagi hasil diskusi hari ini dari Rebo Belajar nya Komunitas Sahabat Kota :D,

hari Kartini, yang diidentikan dengan hari nya perempuan, ternyata dekat dengan hari Bumi! 21 april dan 22 april. saya juga jadi baru ngeh, terus langsung kepikiran,

"lucu ya, hari kartini berdekatan dengan hari bumi. khihi, mungkin karena "kartini-kartini" memiliki kesamaan dengan bumi, gaea, ibu pertiwi. mereka sama-sama providing life, wadah kehidupan"

:]

dan mengutip tulisan terdahulu, sepesial untuk hari ini :D

Aku seorang perempuan,
Aku Kelod,
Aku kiri,
Aku lautan.

selamat hari kartini, perempuan-perempuan!
semangat!
bukan, bukan. Hari Kartini bukan sebuah statement dari para perempuan bahwa kami lebih hebat karena kami lebihbanyak diapresiasi.
bukan.
tapi hari Kartini, buat saya, ada untuk menyemangati dan mengingatkan para perempuan bahwa kita memiliki peran yang sangat penting di bumi tempat kita hidup ini, untukmendampingi dan mem-back up kaum adam.

karena kita memiliki spec yang jauh berbeda.
dan team work adalah solusinya.
sepakat?

:D

Friday, April 9, 2010

ternyata, Little Mermaid itu adalah..

dua hari yang lalu saya pulang bertemu ibu.
dan bunyi sentrap sentrup serta linangan air mata sebelah karena tidak bisa bersin menggerakkan ibu saya untuk memberikan sesuatu.
"minum ini ya, setiap malem, supaya kamu cepet sembuh.."
yang dia berikan adalah suplemen multivitamin dalam bentuk tablet effervescent.
itu lhooo, yang kalo kena air dia beroksidasi dan ber-reduksi menghilang melebur sambil berbunyi,
"Ceeessssssssssssssss..."
nah, ya itu..itu.

semalam, saat sudah sepi, dan sudah sangat mengantuk sebenarnya, saya masih menyempatkan diri me-redoks tablet effervescent yang bersangkutan.
karena sudah sepi (dan mengantuk), saya jadi lebih memperhatikan si tablet melebur perlahan mewarnai air yang bening,
"ceeeeessssssssssssss.."
"sheeeeeeeeeeeeessssssssssss.."
cukup lama.

tiba-tiba teringat sebuah dongeng tragis dari Hans Christian Andersen, The Little Mermaid.

"...otherwise, at dawn on the first day after he marries another woman, the Little Mermaid will die brokenhearted and dissolve, disintegrate into sea foam.."

ternyata..Little Mermaid itu berupa tablet effervescent.

Thursday, April 8, 2010

surat pembaca dari anoa pesepeda yang merana

Kepada pembaca yang budiman, hari ini ada surat pembaca yang datang pada saya.
Surat pembaca ini datang dari Anoa Pesepeda yang Merana.
Kenapa ia merana?
mari kita tilik surat si Anoa Pesepeda.

Kepada yang ter muter,
perempuangimbal.

Hari ini saya, Anoa Pesepeda menyatakan rasa sedih saya yang sangat amat mendalam. Saya sangat merana. Bisa dikatakan, sekarang nama saya menjadi Anoa Pesepeda yang Merana.

Saya merana karena tingkah ulah laku para pengguna jalan di Bandung, khususnya mereka yang ber roda empat. Bagaimana tidak, saya menganalisa, tampaknya mereka semua secara mendadak bersamaan, seragam memiliki hobi baru. MEMBUNYIKAN KLAKSON.

Ya Tuhan, perih sekali hati ini rasanya melihat tidak adanya kepedulian di hati mereka. Saya rasa hati mereka mulai ter-mesin-isasi, ketularan saudara-saudara kelabu kita dari kota metropolitan seberang dua setengah jam Cipularang.

Begini pasalnya, saya hanya ingin menyeberang ke pinggir jalan. Sudah dengan prosedur lihat kanan kiri, memberi aba-aba dengan tangan dan dari jarak yang jauh tidak mendadak. Secara logika manusia pintar yang lulus ujian SIM dan bisa mengendarai mobil, seharusnya ia sudah mengetahui dan melihat gelagat saya dari jauh, dan secara etika seharusnya ia memberi jalan, tidak ada pilihan. Tapi KENAPA SIH, tangannya harus memencet KLAKSON?

Jika ada Nona Mimi Hitam yang membaca surat pembaca ini, saya ada saran peluang bisnis baru untuk nona. Mungkin sudah saatnya nona membuat ramuan ngiang-ngiang-bunyi-klakson. Saya dengan senang hati ingin membelinya dan mencampurkannya dengan minuman untuk kemudian saya berikan kepada para pemilik hobi baru tersebut, yang kira-kira efeknya bisa menimbulkan rasa terngiang-ngiang bunyi klakson di gendang telinga mereka selalu selama dua puluh lima menit saja, tetapi terus menerus, begitu, ganti!

Sekian dan terimakasih.
Salam muter-muter,
Anoa Pesepeda yang Merana.

Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...