"don't be confused. u have me.."
Friday, July 30, 2010
Thursday, July 29, 2010
my very first work on a REAL wall :D
krrrriiiiiiiiing!
"halo?"
"amanda, u want to paint some wall?"
"yeah, sure!"
Sebastien, my friend called and invite me to paint the wall.
so, i tried to paint in a real wall, for the first time ever, in my 24 years of having fun, ha ha!
we started from around 12.30 am
and finished around 05.55 am
ha ha!
we draw on a previous drawings and create something from it when is it possible.
during working on these drawings, there was a man coming and been around us to show his interest, around 2 am till 4.30 am. in fact, he leaves for a moment and come back bring us some hot coffee and bread. so sweet of him! he can't speak english well, but he's around and keep asking Sebastien so many questions. ha ha. he's originally from papua whom study in one of the universities in Jogja.
around 3 am till 5 two of sebastien's friend come and stay to chat and see how it goes.
they are Ade from Jogja, and Carol from Canada.
and now, i still feel so happy to see the pictures, ha ha. :D even maybe no one would notice this wall drawings :P
i feel like i want to jump around all the time.
"boing! boing! boing! boing!"
it's a small part compare to Sebastien's work actually,
but as a rookie, i feel it's enough :]
next time, i hope i'll do it better! ha ha!
my honor to Sébastien Szczyrk
matur nuwun mon ami, mas Sebastien! :D
we finished at the very early morning
the so-called collaboration
mine on the left side, sebastien's the other side
mine :D
so, the window creature miss something's important. but it doesn't know where is it, this important thingy. asking it's friends which don't know either.
the lamp creature whom confuse also.
Monday, July 26, 2010
inception (lagi)
owkai, serious now.
Inception,
directed by Christopher Nolan.
the same director of The Dark Knight.
"that" Dark Knight.
kalo kamu sudah tergila-gila dengan karya doi yang satu itu,
HOLD UR BREATH until u watch this movie!
seperti biasa, saya akan skip membahas alur cerita,
gugling atau wikipediaing saja,
saya mau membagi apa yang saya rasa setelah menonton film ini.
c a p e k
iya, saya capek,
dan TERCENGANG sekaligus.
this story is TOMATO smart.
membahas tentang sebuah "ide"
bagaimana "ide" itu bisa menular,
bisa secara sengaja ditularkan,
dan jika sudah tertular, "ide" itu bisa "menjangkit" siapapun dan tanpa sadar,
ya,
tanpa sadar,
orang yang "terjangkit" tadi akan menjadi agen paling potensial untuk kembali "menularkan" ide tadi.
ide adalah virus.
jelas tidak semua virus buruk.
dan saya setengah hidup terperangah menonton film ini,
bahkan beberapa saat setelah sudah keluar studio,
saya cuma bisa geleng-geleng,
senyum senyum kaya orang ga waras,
terus mikir dan mempertanyakan dan me-rewind banyak hal,
karena pernah terlibat dalam sebuah diskusi sepanjang perjalanan tol Jakarta Bandung membahas tentang virus akal budi,
dan tentang caranya untuk bisa terus bertahan dan diwariskan bagaikan DNA,
dan,
film ini sepertinya akan menjadi referensi wajib kami.
saya merekomendasikan teman teman untuk menontonnya,
dan tetap fokus selama menonton,
sekedar TIPS,
sebelum masuk studio lebih baik pipis dulu,
dan di dalam nanti, jangan banyak minum.
u DON'T WANT miss any single scene, chers amies.
percayalah,
(apa yang dikatakan rudi)
salam,
Rudi
Inception,
directed by Christopher Nolan.
the same director of The Dark Knight.
"that" Dark Knight.
kalo kamu sudah tergila-gila dengan karya doi yang satu itu,
HOLD UR BREATH until u watch this movie!
seperti biasa, saya akan skip membahas alur cerita,
gugling atau wikipediaing saja,
saya mau membagi apa yang saya rasa setelah menonton film ini.
c a p e k
iya, saya capek,
dan TERCENGANG sekaligus.
this story is TOMATO smart.
membahas tentang sebuah "ide"
bagaimana "ide" itu bisa menular,
bisa secara sengaja ditularkan,
dan jika sudah tertular, "ide" itu bisa "menjangkit" siapapun dan tanpa sadar,
ya,
tanpa sadar,
orang yang "terjangkit" tadi akan menjadi agen paling potensial untuk kembali "menularkan" ide tadi.
ide adalah virus.
jelas tidak semua virus buruk.
dan saya setengah hidup terperangah menonton film ini,
bahkan beberapa saat setelah sudah keluar studio,
saya cuma bisa geleng-geleng,
senyum senyum kaya orang ga waras,
terus mikir dan mempertanyakan dan me-rewind banyak hal,
karena pernah terlibat dalam sebuah diskusi sepanjang perjalanan tol Jakarta Bandung membahas tentang virus akal budi,
dan tentang caranya untuk bisa terus bertahan dan diwariskan bagaikan DNA,
dan,
film ini sepertinya akan menjadi referensi wajib kami.
saya merekomendasikan teman teman untuk menontonnya,
dan tetap fokus selama menonton,
sekedar TIPS,
sebelum masuk studio lebih baik pipis dulu,
dan di dalam nanti, jangan banyak minum.
u DON'T WANT miss any single scene, chers amies.
percayalah,
(apa yang dikatakan rudi)
salam,
Rudi
Friday, July 16, 2010
ternyata..
menjadi tukang corat coret pake pilox bukan hal yg mudah ya..maka dari itu,dengan ini secara pribadi saya memberikan penghargaan saya untuk para tukang corat coret tembok,kalian pasti punya telunjuk besi dan pergelangan engsel penuh oli,khaha!
Thursday, June 24, 2010
let in the unexpected
"manusia memang seharusnya hidup berdasarkan rencana, atau tidak?"
hmm, tidak ada "yang seharusnya" dalam hidup, setidaknya menurut pendapat pribadi saya.
karena, dengan ada kata "seharusnya" berarti ada yang "benar" dan ada yang "salah"
sedangkan dalam pengertian saya, dalam hidup ini tidak ada yang mutlak "benar" atau "salah", karena kadang "kesalahan" bisa dimulai dengan sebuah "kebenaran", pun sebaliknya.
J A D I
tidak ada manual book untuk hidup ini, tidak ada yang seharusnya untuk hidup ini,
setidaknya, lagi menurut pendapat pribadi saya.
cara paling enak menjalani hidup ini adalah dengan selalu sadar, sober kalo bahasa inggrisnya, eling kalo bahasa daerahnya.
jadi kalo saya sadar sepanjang waktu, saya bisa fleksibel sepanjang waktu.
dari proses berpikir seperti itu maka saya memilih untuk TIDAK hidup by plan, supaya tidak kaku, supaya jadi manusia yang bukan sekedar homo sapiens.
nah, T A P I
ternyata ungkapan "ngomong sih gampang" adalah benar adanya, hoho.
karena, saya mudah sekali tergoda untuk hidup by plan.
seperti pernah saya pikir, manusia itu cenderung mudah lupa.
dengan rencana, akan timbul ekspektasi yang berdampingan dengan rasa kecewa.
saya jadi ingat sebuah quotes yang saya dapat dari anas (alm), teman saya:
god laughing, "plan? how can u plan life?"
kalau tidak salah dari sebuah film yang sempat ia tonton.
well, cara berpikir ini pun terlalu ekstrim saya pikir.
too much of something is bad enough, kan, kata spice girl..
jadi..
saya hanya sedang bermonolog dengan diri sendiri.
membangun dialog antara amanda mita dengan barbara.
rencana itu perlu, supaya kita punya tujuan, punya fokus, punya arti.
punya hal-hal yang bisa kita minta sama Yang Punya Hidup.
supaya seruuuu hidupnya :D
kita pun sebagai manusia diminta untuk berpikir dan menggunakan sebaik-baiknya akal kita, bukan?
tapi, selalu eling juga harus.
dan sabar tentunya.
lima huruf yang terangkai jadi satu kata sederhana yang, percayalah, tidak sederhana untuk bisa menjalaninya, khaha.
selama kita tau apa yang kita mau,
meminta apa yang mau kita wujudkan,
berusaha untuk mencapainya.
sisanya,
let in the unexpected.
mungkin itu adalah cara seru untuk dikabulkannya permintaan kita.
god works with god's own way, dan kita manusia terlalu kecil untuk bisa tau semua.
tidak perlu tau, cukup paham.
tidak perlu dipikir, dirasakan saja.
bonne journée à tous!
Friday, June 18, 2010
Thursday, June 17, 2010
oh may oh may dimana ada somay
"i woke up in the morning, u are the first thing on my mind. i don't know where it's came from.."
-can i walk with you, by India Arie
heeu..tidak persis seperti itu, tapi memang kurang lebih seperti itu rasanya hari ini.
entah kenapa tiba-tiba kepikiran somay.
mungkin si somay lagi ngomongin saya makanya saya jadi keinget somay.
eniwai hawai, karena keinginan impulsif mendadak (udah impulsif, mendadak lagi) tadi, jadilah saya berencana untuk menggunakan jam makan siang saya untuk kembali..
J E L A J A H K U L I N E R
khaha!
jam 12 teng!
lebih 30 menit!
*berarti ga jam 12 teng ya?
saya pun bertanya pada Mas Sugeng yang kebetulan ada di kantor, "makan somay di jogja yang enak dan rada deket dmana ya?"
"oh! deket itu..Bentara Budaya itu, selatan-nya. somay telkom. terkenal kok itu."
bentara budaya? SIP! saya sudah tau jalan kesana, jadi, tinggal meraba saja kalau sudah dekat dari sana. hippiie!
berangkatlah saya dengan si tanduk merah :D
di jalan saya menemukan rumah yang menurut saya unik ini. seperti rumah-rumah lama di Bandung karena ada tulisan nya di bagian atas pintu masuk bangunan. seperti "judul" atau "nama" tapi tulisan nya panjang, dan dalam huruf jawa kuno, jadi saya tidak tau pasti. but, i still charmed by that house, so i stop my bike and take a deep look at it for a while.
tidak jauh dari rumah itu, sampailah saya di Bentara Budaya Yogyakarta dan melaju terus sepeda saya utnuk meraba jalan, mencari tempat makan somay yang katanya enak itu.
seperti apa somay Jogja?
dan sampailah saya!
cukup ramai, di jam makan siang begini, untungnya masih ada bangku dan space meja kosong walau harus bergabung dengan orang lain.
somay telkom namanya. dan sistem nya seperti bakso malang mandeep di istiqomah di Bandung, ngambil sendiri. pada dasarnya mereka menyediakan yang rebus nya, tapi kalo ada yang mau digoreng mereka akan dengan seanang hati menggorengnya dulu dan memotong-motong nya untuk kemudia disajikan ke pelanggan.
DAN
warung trotoar somay telkom ini unik dan lucu.
saya juga sempet ketawa-tawa geli sendiri waktu melihat ini.
liat deh!
kha ha ha. alcohol free!
dan..
berdiri sejak 15.30! :))
tidak lama pesanan saya datang.
saya mengabil 2 somay rebus, memesan 2 somay di goreng, dan 1 tahu.
akan saya bedah rasanya!
caplokan pertama.
enak. rasanya cukup "somay", bukan aci.
dan, tidak amis.
yang agak membuat saya kaget adalah rasa bumbu kacang nya.
karena bumbu kacang nya terasa PERSIS seperti rasa bumbu kacang satay, sodara-sodara!
unik!
saya suka.
lanjut ke caplokan selanjut-lanjut nya.
dan ternyata 5 butir itu sudah sangat cukup mengenyangkan.
dan setelah somay ke 4 rasanya sudah tidak se enak itu.
sepertinya penilaian saya sudah mulai objektif di tahap ini.
yang caplokan awal awal tadi tampaknya efek lappar :9 he he!
hmm..somay terenak, bagi saya, masih tetap somay di Imam Bonjol, Bandung.
somay terakhir yang saya makan bersama neng upritt.
sepulang kegiatan Edukasi Kreatif bersama Komunitas Sahabat Kota tempo lalu.
hu hu.
tapi lumayan lah, bisa mengobati kangen somay.
next time saya kemari dan memesan, saya akan memesan 2 somay goreng saja cukup, tampaknya :]
dan
ada cerita seru dari saya dan Si Tanduk Merah di jalan kami pulang.
saat sedang di jalan raya, saya mengambil jalan paling kanan.
karena,
tidak jauh saya harus belok kanan, menyeberang lalu lintas dari arah sebaliknya.
jalanan tidak padat.
agak lengang, bahkan.
sampai,
tiba tiba di jalan yang cukup lengang itu saya mendengar bunyi klakson, dari jarak yang agak jauh tampaknya.
dan dari bunyi klakson nya saya bisa mengenali bahwa itu adalah sebuah mobil.
saya diam tak hirau.
menanti si mobil mendekat dan mendahului laju kami, saya dan Si Tanduk Merah.
b e n a r sodara sodara, M O B I L
saya heran karena sudah lama tidak menemukan perilaku begitu di jogja sini yang terbilang sangat ramah pada pesepeda.
t e r n y a t a
y u n o w w a t ?
mobil nya adalah
j a g u a r
dan yu now wat lagi?
plat nya B aja.
euuugghhh! m a u m a r a h b a n g e t d e h r a s a n y a !
euuuuuggggggggghhhhhhhhhhh, k e s a l
bukan bukan, bukan saya membenci plat B, tapi perilaku plat B di kota lain, hampir bisa di generalisasi begitu. saya heran. ini bukan masalah orang Jakarta atau apa.
bagi saya ini masalah pola pikir mereka yang selalu merasa kehabisan waktu dan tidak ada orang yang lebih penting dari diri mereka sendiri.
dan biasanya ini sindrom nya orang yang naik mobil mahal dan bagus. bersamaan dengan hobi mereka membuang sampah dimana-mana di luar kaca jendela mobilnya.
heran, kerja apa si mereka di Jakarta?
di cuci otak pake sabun apa si di kantor mereka sama bos-bos nya?
tidak, saya tidak menunjuk pada semua warga Jakarta.
saya lahir di Jakarta.
Jakarta adalah tanah kelahiran saya.
dan tanah Jakarta yang menemani saya belajar jalan, lari, sekolah, jatuh kebeset aspal.
bus bus kota dan bajaj Jakarta adalah kawan akrab saya.
s e d i h d e h
lihat kelakuan sebagian orang plat B begini dan membuat orang yang tidak punya ikatan batin apapun dengan Jakarta, dengan seenaknya menuding.
:[
eniwei, sore ini saat saya menulis, rasa kesal nya sudah berkurang kok.
semoga saja dia selamat sampai tempat.
amin.
dan postingan ini akan saya tutup dengan hal yang menyenangkan.
review harga :]
setiap butir nya, somay ataupun tahu, berharga 1100 rupiah saja sodara sodara.
walau harus di goreng dulu, tetap 1100 :]
sekian,
salam kuliner!
saya harus semangat, supaya bisa memberi pengertian banyak orang di kota lain, tidak semua orang jakarta punya kelakuan homo sapiens begitu!
dan makan banyak tentunya, karena pasti membutuhkan banyak energi! :D my fave part. makan.
oia, bagi yang penasaran seperti apa rupa saya saat ini karena tampaknya kegiatan saya di jogja hanya makan dan bergaul dengan matahari, berikut foto terkini saya kemarin malam saat bercengkerama dengan teman teman dan staff senior yang baik-hati-tapi-miring di cafe LIP
voila! kata mereka ini S U P E R!
Tuesday, June 15, 2010
saya (mungkin) cinta dia
bukan, bukan, sayangnya bukan tip ex band ska yang itu, tapi tip ex correction pen.
saya masih ingat betapa dulu sebuah tip ex yang berbentuk pena kurus dan mungil (bukan yang bentuknya seperti di foto), selalu ada di kotak pensil saya.
bahkan sampai kuliah sekalipun, di saat teman-teman saya ke kampus hanya membawa satu bolpen, yang kadang juga bukan miliknya, saya selalu membawa kotak pensil yang isinya pasti ada tip ex.
selalu.
saya cenderung panik, dan kemudian membeli yang baru kalau tip ex saya raib berpindah tangan.
masih ingat juga bagaimana benda mungil itu selalu berputar keliling kelas bagai pengawas ujian saat UTS atau UAS di kelas saya.
dan salah satu cara mendeteksi benda itu ada dimana saat saya membutuhkannya adalah dengan mencari bunyi "klotek klotek" saat akan digunakan.
sampai..
seingat saya sampai tingkat akhir saya kuliah.
saya tidak ingat kronologis kejadian saat ia menghilang, yang saya ingat adalah saat dimana saya tidak menemukannya lagi di dalam kotak pensil saya.
saya sempat mencarinya ke penjuru tas, bahkan sampai penjuru tas-tas yang lain.
tetap tidak ketemu.
dan menimbang bahwa saya sudah tidak ada kelas di tahun itu, tinggal mengerjakan karya tulis, maka saya tidak lagi membelinya.
dan saya berusaha bisa hidup tanpanya.
pertama-tama agak sulit. Saya masih sering mencarinya, dan kesal kalau ada coretan-coretan di catatan, berharap ia masih ada menemani dengan setia.
tapi ya itu, saya harus menjalani proses untuk membiasakan diri tanpanya.
dan entah sejak kapan saya pun mulai terbiasa hidup menulis tanpanya.
menerima coretan tanpa berandai-andai ia masih menghuni kotak pensil saya.
saya telah melalui proses penerimaan.
sampai hari ini,
beberapa jam yang lalu,
selesai saya masuk kelas bahasa, saya menyalin ulang catatan saya.
dan saya salah halaman.
menjengkelkan, karena catatan yang sudah saya usahakan sedemikian rapih, loncat halaman karena kertasnya menempel.
saya kembali terkenang pada si tip ex kurus mungil terakhir yang saya punya.
dan kembali berandai-andai ia ada di kotak pensil saya.
sambil ambil jarak sejenak dari catatan karena kesal,
saya lalu bermain-main ke meja sebelah, meja mba eno.
dan saya menemukannya!
sebuah tip ex!
ya Tuhan, walau bentuknya tidak sama dengan tip ex favorit saya yang dulu, tapi rasanya senang!
saya meminjamnya dan memperbaiki catatan saya.
ho ho!
ternyata saya masih seorang penggemar tip ex.
walau sudah melalui proses tidak terima atas kehilangan,
proses penerimaan,
sampai bisa hidup tanpanya,
ternyata kadang saya masih mencari, dan senang rasanya saat menemukan sebuah, tepat disaat saya membutuhkannya.
seperti saat ini.
:]
saya jadi berpikir,
kalau cinta adalah sebuah proses,
mungkin saya mencintai tip ex.
hmm..
hanya sebuah pemikiran yang menganggur dan melantur.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Totto-chan: Sebuah Ulasan
Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...
-
too much to say leave a silence. what will tomorrow fells like without u, i wonder,, what will a small tiny caterpillar feels without it...
-
Cicing = anjing kasar (khahahahaha di bandung kan artinya diem, saya jadi kebayang, “Cicing siah!” berarti bisa berarti “Diem kamu!” atau “a...


