Saturday, January 17, 2009

menjadi low fat milk

Susu itu khasiatnya justru terletak pada lemaknya.
Nutrisinya ada pada lemaknya.
Tanpa isi dan nutrisi yang terkandung dalam lemak, susu hanya akan menjadi cairan berwarna putih yang punya rasa, khasiatnya menjadi tidak lengkap.
Tunggu, tunggu, bahkan susu tanpa lemak rasanya tidak segurih susu dengan lemak normal.
susu tanpa lemak.
jadi kosong.
just like a milk loose it’s fat.
milk loose it's faith and it's positivity.
It’s substance less.

Sunday, January 11, 2009

Balada angkot ungu dan ibu-ibu yang mencari tau*

*mencari tau apakah kamu seonggok makhluk hidup dungu yang mudah tertipu


Modus operandi:

1. Seorang ibu-ibu bersama satu atau dua orang anaknya, turun bersamaan dengan kita, lalu perlahan memanggilmu dan memasang wajah sangat bingung.

2. Setelah itu ia akan banyak istigfar dan bercerita bagaimana ia tertimpa kemalangan, seperti:

a. Dompetnya terbawa kakaknya yang pulang ke daerah tasik atau sukabumi.

b. Ia dan kedua anak nya yang masih kecil tidak bisa menemukan alamat kerabat dekatnya di daerah itu.

c. Mencari alamat suaminya yang tinggal bersama istri mudanya, tapi ga ketemu.

d. Ingin memberitaukan berita duka, tetapi alamatnya tidak jelas maka ia tersesat.

3. Setelah itu ia akan berkata betapa malu nya ia bercerita ini sama kamu

4. Tujuan ibu-ibu ini jelas, pada akhirnya: ingin pulang ke daerah nun jauh disana itu.

5. Masih dengan wajah memelas dan banyak mengucap istighfar ia akan meminta bantuan pada kita yang, ya, mungkin kamu sudah bisa menebak kemana arah curhat colongan yang panjang ini.

6. OIA! Terkadang ibu ini akan berkata bahwa ia tidak bisa berbahasa Indonesia agar semakin meyakinkan kalau dia berasal dari daerah nun jauh disana itu.


Reaksi yang mungkin kamu berikan:

1. Menaruh simpati.

2. Sebelum sampai pada akhir cerita si ibu-ibu itu, kita dengan sukarela akan menawarkan bantuan materi.

3. Dengan iba memberikan semua uang yang ada pada kita sambil ikut menangis karena terharu mendengar kisah sedih si ibu.

4. Lari tunggang langgang atau terbirit-birit.


Owkay, untuk kasus pada reaksi NORMAL nomor 1, 2, dan 3, well, mungkin kamu sudah tertipu. Tapi sebelum kamu pada akhirnya memberikan semua uang yang kamu punya (ibu-ibu ini bisa mengarang apapun sampai kamu dari sukarela sampe merasa agak berat akhirnya menyerahkan semua uang yang kamu miliki) dan saat 10 menit kemudian kejadian ini kamu renungi dan kamu resapi per adegannya, dan datanglah kesimpulan berdampingan dengan kedongkolan, mengucap, 

“Kubis! Saya ditipu!”

Nah, sebelum umpatan ini datang, dan amal kamu berkurang pahalanya karena kamu ga ikhlas, berikut beberapa tips, dari saya featuring seorang Cowboy Amerika, teman dari Winnetou si indian:

1. DIAM dan DENGARKAN semua kisah si ibu dengan rinci, dan ingat-ingat apa yang si ibu bilang. Per kata-kata, per kalimat.

2. Setelah itu pelajari si ibu ini. Liat matanya waktu bicara. Kadang, suaranya akan bergetar seperti menahan tangis, tahan rasa iba mu, kedepankan logika dulu.

3. Perhatikan keadaan si anak yang ia bawa juga. Apakah si anak dari segi penampilan, mimik wajah, dan bahasa nonverbal lainnya mendukung alibi si ibu dengan ceritanya yang sangat memelas?

4. Setelah memperhatikan sambil mendengarkan dengan seksama, dan si ibu selesai curhat, baru kita bicara. TANYA lagi seputaran cerita yang tadi dia kisahkan seolah kamu belum begitu paham duduk permasalahannya. Kalo tadi si ibu bilang, 

“anak saya yang kedua meninggal..la la la la la..” setelah ia selesai cerita kamu tanya, 

“ini anak ibu yang besar?” *sambil melihat ke si anak yang ia bawa* 

biasanya si ibu suka melakukan banyak “kesalahan” disini. Seperti lalu dia bilang, 

“bukan, ini anak kedua saya, yang besar sudah 18 tahun.” 

“lhoooo tadi ibu bilang anak ibu yang kedua meninggal?”

Nah biasanya ia lalu akan mengarang kenyataan lain. Dengarkan saja. Yang jelas kamu sadar, kamu sedang proses ditipu. TAPI kalo si ibu dengan brilian tidak melakukan kesalahan, dan kamu masih limapuluh-limapuluh merasa ditipu dan tidak, TAWARKAN BANTUAN NON MATERI. Seperti apa? Coba kita tanya teman saya, si cowboy,

“Seperti apa, Cowboy?”

SEPERTI:

“wah bu, mari, saya antar ibu ke kantor polisi terdekat. Kebetulan di dekat sini kan ada kantor pulisi, pasti pak pulisi bisa bantu ibu. Pak pulisi bisa mengantar ibu ke terminal dengan mobilnya yang suka nganggur lalu bicara sama pak sopir bus, kalau ibu habis tertimpa musibah. Kalau ibu takut sama pak pulisi, biar saya yang bicara sama pak pulisi. Bagaimana bu, oke oke?”

Atau

“wah bu, saya ada teman yang punya mobil biar ibu diantar sama teman saya yang punya mobil itu bu, gimana bu? Saya antar sampai leuwipanjang?”

Atau

“saya ada teman supir angkot dan supir ojek, mari kita telusuri alamat yang ibu cari, gimana bu?”

Memang butuh usaha lebih si, kamu akan korban waktu dan tenaga lebih, tapi setidaknya kamu membalas penipuannya dengan niat baik.


Owkay, itu 4 hal yang bisa kamu lakukan rite away, tapi bagaimanapun, mari kita menyelami keadaan si ibu ini.

Mungkin dia memang sedang sangat butuh uang, tapi lahan pekerjaan sangat sempit, tidak punya keahlian, dan terlalu malas untuk usaha lebih, dan MUNGKIN memang ibu ini sedang dalam keadaan sangat GENTING butuh uang. Siapa tau.

SEKARANG, kita mahasiswa (biasanya mereka mencari korban yang penampilannya mahasiswa-mahasiswa baru gitu), yang punya kesempatan lebih, dan bisa berpikir lebih juga, kita punya PILIHAN. Kita bisa ngasih, kalo emang lagi ada uang lebih, ATAU kalo memang kamu sudah hilang respect sama penipu dan memutuskan tidak ingin memberi, biasanya dia akan pergi dan menolak bantuan kita begitu kita menyebut kata “Pak Pulisi”. Yang penting sekarang, kalau kamu mawu ngasih, kamu sudah tau dalam keadaan macam apa kamu berada, jadi, seandainya si ibu mengarang cerita lebih untuk menguras SEMUA isi dompet kamu, kamu bisa dengan tegas menolak, tanpa rasa ga enak, sungkan, atau bahkan merasa bersalah, karena kamu SADAR kalau kamu sedang dalam proses DITIPU. Jadi jumlah yang kamu kasih pun masih dalam batas ikhlas, mudah-mudahan jadi pahala dan setiap kamu butuh bantuan nantinya, bantuan itu suka datang tidak terduga :]


Sekian, selamat berpetualang di kota, teman-teman!

Terimakasih saya ucapkan untuk teman saya, si Cowboy yang sudah membantu memberikan solusi dan menyarankan tips ini disebar supaya yang lain lebih siaga dan waspada :]

Thursday, January 8, 2009

The Curious Case of Benjamin Button

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Other
directed by David Fincher, starring Brad Pitt, Cate Blanchett

"Life isn't measured in minutes, but in moments"
itu tagline nya. bagus.

bercerita tentang seorang anak laki-laki yang lahir dalam kondisi fisik seseorang berumur 86 tahun, lengkap dengan katarak dan penyakit tua lainnya. dan seiring berjalannya waktu, bukan semakin tua, dia semakin sehat, dan semakin muda. namanya Benjamin.
"a man who is born in his eighties and ages backwards: a man, like any of us, who is unable to stop time"

menurut saya film ini bagus karena,
satu,
yes, i agree, life isn't measured in minutes but in moments. Benjamin yang siklus hidupnya terbalik dan dari kecil tinggal di rumah jompo banyak melihat proses kematian dan kehilangan. sekali dia berteman dengan seorang perempuan jompo yang mengajarkan dia main piano. begini sebuah pecakapan mereka:

Benjamin: What if i told u that i wasn't getting older. i was getting younger than anybody else.
the woman: well, i feel sorry for u. u have to see everybody u loved die before u do. u hold such a responsibility.

Benjamin kaget, dan berpikir,

"i never thought about life or death that way before"

melihat reaksi kaget Benjamin yang kaget atas respon nya, lalu perempuan ini bilang lagi,

"Benjamin, we meant to lose people we love. how else we know they important to us?"

dan line itu membuat saya berpikir, death itself was part of the life. seperti menjelaskan salah satu tema di film ghibli yang pernah saya tonton, "Tales of Eartsea", hidup itu justru jadi punya arti, dan berarti, karena ada kematian. atau kongklusi omongan cak nun ttg demokrasi dan kebebasan berpendapat yang pernah saya dengar di radio, "justru batasan itu yang kita butuhkan dalam kebebasan. karena tanpa batasan, maka kebebasan itu tidak akan ada artinya"
there is no such thing immortal, freedom. there is never really "no domination", there will always be. it sucks but in the same time it makes everything meaningful. semua yang ada di dunia jadi berarti dan punya arti karena semua punya batas, punya kapasitas.

dua,
Benjamin yang melihat banyak kematian akhirnya jadi berpikir untuk tidak menyia-nyiakan hidupnya. setelah perempuan yang mengajarkan dia main piano itu meninggal, dia berkemas dan pergi. it was 1936. dia pergi dengan alasan "I want to see"

tiga,
Queenie (Benjamin's mother): i know from the moment i saw u, u are special. remember what i told u?
Benjamin: u never know what's coming for u?
Queenie: that's right!

empat,
film ini bayak ngasih semangat untuk melakukan sesuatu dengan hidup lo. living the life. living ur life with live. menjalani hidupmu, dan hiduplah. good positive emotion to influence.
dan menjelang film habis, semakin Benjamin semakin tua umurnya tetapi semakin muda dan sehat fisiknya, dia memutuskan untuk meninggalkan keluarga kecil nya (untuk sebuah alasan yang kalo saya kasih tau akan jadi spoiler, sedih lah pokoknya, it's about father-daughter thingy) dan pergi berkeliling. he's traveling.

Benjamin, di suratnya untuk putrinya, semacam petuah buat anaknya (dan waktu surat ini dibacain, David Fincher menggambarkan perjalanan old-young Benjamin di India dengan warna film yang beda. cantik sekali :]. adegan dia di atas bukit menggosok gigi, anak-anak India di pinggir sungai atau danau, bengkel motor dengan montir-montir, berkendara motor dengan latar belakang jalanan yang paaanjang. cantik) :
"for what it's worth, it's never too late or in my case too early, to be whoever u wanna be. there's no time limit, stop whenever you want.
you can change or stay the same. there's no rule to this thing.
we can make the best for the worst time. i hope u make the best, darling. (and i weep already by this scene)
i hope u, see things as stall, yes.
i hope u, felt the things u never felt before.
i hope u need people with a different point of view.
i hope u live the life u proud of.
if u find that u not...i hope u have the strength to start all over again."

lima,
ditutup dengan kesimpulan. summary. dengan potongan-potongan adegan orang-orang yang penting di hidup Benjamin, disertai dengan deskripsi pendek tapi mengena. nice ending, nice summary, for the whole movie.
"some people were born to sit by a river. some get struck by lightning. some have ear for music. some are artist. some swim. some made buttons. some of shakespear. some a mothers. and some people...dance.

Sunday, December 21, 2008

balada angkot ungu yang ngetem melulu dan sepasang anak kembar

di minggu pagi, di pertengahan perjalanan waktu naik angkot ungu yang ngetem melulu, menuju simpang dago, naiklah dua orang lelaki sebaya dengan setelan mahasiswa. setelan mahasiswa itu dalam artian berpakaian T-shirt, jeans, dan tas ransel. setelah saya perhatikan sekilas, ternyata, MEREKA KEMBAR! ya ampun, manis sekali, anak kembar naik angkot bareng. sesampainya di simpang saya turun, nyebrang, dan lanjut naik angkot ijo yang jalannya lelet kaya kebo. dan ternyata anak kembar ini naik angkot yang sama! khaha. tapi ternyata saya harus turun duluan. dan beraktifitaslah saya pagi itu sampai siang. lalu pulang dengan angkot ungu yang ngetem melulu di depan kebun binatang. jalanan macet. sampai bawah cisitu, angkot ungu yang ngetem melulu berhenti. naiklah dua orang laki laki sebaya dengan setelan mahasiswa. setelan mahasiswa itu dalam artian berpakaian T-shirt, jeans, dan tas ransel. setelah saya perhatikan sekilas, ternyata, MEREKA KEMBAR! ya ampun, ini anak kembar yang tadi pagi!

Friday, December 19, 2008

Mary Poppins

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Classics
supercalifragilisticexpialidocious!
film ini ABSURD! khahahahahahaha. tapi film ini menyenangkan sekaliiii, kamu tauuu? :D
sangat menyenangkan!

kenapa menyenangkan? karena..

film ini tentang melakukan hal-hal menyenangkan yang tampak mustahil seperti masuk ke dunia gambar dan berjalan-jalan di dalamnya, keluar melalui cerobong asap menuju atap rumah lalu berjalan-jalan di atap rumah orang-orang, bermain bermain dan bermain, bernyanyi, menari, melayang, bertemu orang-orang menyenangkan yang sama anehnya. huhuhuuu menyenangkan sekalii.

ide-ide absurdnya bagus sekalii. sangat imajinatif. they could do ANYTHING and play! entah kenapa tapi saya membayangkan Michel Gondry mungkin juga suka film ini karena ada adegan menjelajahi dunia kartun dengan kuda-kuda mary go round yang keluar dari wahananya, seperti salah satu adegan di film Science of Sleep, waktu tokohnya berkelana dengan boneka kuda dari bahan goni dan bermata kancing.
Roald Dahl juga mungkin suka. Mary punya bahasanya sendiri yang aneh, seperti tokoh-tokoh di cerita anak-anaknya Roald Dahl. Mary membahasakan perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata dengan sebuah kata, yaitu: supercalifragilisticexpialidocious! :D
Super… calif… ragilistic… expiali…docious
begini deskripsi dari kata supercalifragilisticexpialidocious menurut Mary Poppins:
Michael: That's not a word!
Mary Poppins: Of course it’s a word. And unless I’m very much mistaken, I think it’s going to prove a rather useful one. (singing) When trying to express oneself, it’s frankly quite absurd to leaf through lengthy lexicons, to find the perfect word.
A little spontaneity keeps conversation keen you need to find a way to say precisely what you mean. Supercalifragilisticexpialidocious, even though the sound of it is simply quite atrocious, If you say it loud enough, you’ll always sound precocious, Supercalifragilisticexpialidocious!

Mary Poppins barangnya aneh-aneh dan keren. dia punya bottomless carpet bag! dari situ dia bisa mengeluarkan gantungan mantel, satu pot tanaman hias, baju, sepatu, cermin segede ha-ho. seperti kantong ajaib doraemon. dan Jane dan Michael (anak-anak yang diasuh Mary) bingung gitu pas Mary ngeluarin barang-barang itu dari tasnya. seperti reaksi bingung orang-orang di film dono kasino indro waktu orang-orang satu RT keluar dari satu mobil yang sama. khahahahahahahha.

terus setiap jam 8 pagi dan jam 5 sore (kalo ga salah) ibunya Jane dan Michael selalu, selalu, dalam kondisi apapun, lagi di tengah makan atau ngomong sama suaminya sekalipun, dia akan waspada, siap sedia dan teriak "POST!" sambil lari-lari ke depan lemari, diikuti dua orang pelayannya, yang satu lari ke depan piano, yang satu ke depan rak vas, karena apa? karena dalam hitungan mundur 5 detik rumah mereka akan "bergetar" akibat dari bertetanggaan dengan rumah tentara yang secara rutin meledakkan meriam di atap rumahnya, dan mereka dengan cekatan dan sudah biasa menangkap gelas, piring, atau vas bunga dengan kakinya, mendorong piano, atau menggebrak dinding dan semua pigura kembali di posisi yang presisi. kocak. agak mengingatkan gw dengan adegan "lari-lari panik" di srimulat. khehe.

ada satu tokoh, kocak abis, namanya Uncle Albert. Uncle Albert ini sukaa banget ketawa, hobinya ketawa, dan setiap ketawa dia melayang! khahahaha, aneh! jadi dia melayang-layang gitu kalo ketawa, sampe kejeduk-jeduk langit-langit. "kasus" terakhir dia melayang ga bisa turun sampe 3 hari, according to Mary Poppins herself. oia! mereka juga membahas bermacam-macam jenis ketawa, khehe, dan itu lucu.

dan banyak lagi adegan-adegan yang membuat saya senyum-senyum sendiri waktu nonton dan film ini sukses bikin saya ga tidur sampe pagi.
ceritanya? ya ceritanya si sama seperti buku Mary Poppins pada umumnya lah ya, bisa cari sendiri.
Disney regarded "Mary Poppins" as one of the crowning achievements of his career. Film musikal klasik Disney ini release taun 1964. based on P.L Travers serial books. dan di jamannya film ini hebat banget karena visual effect nya, seperti adegan yang menggabungkan orang dengan animasi, adegan melayang-layang, adegan minum teh melayang, adegan jalan-jalan dan menari-nari menjelajahi atap atap rumah orang, de el el.

Mary Poppins diperankan Julie Andrews, dan temannya, Bert, yang humoris dan konyol, diperankan Dick Van Dyke.

Wednesday, December 17, 2008

tolol

pernah ga, berada ditengan keadaan:
kamu mendengar dan merespon keadaan sekitar, tapi di saat yang sama kamu lagi membiarkan mata dan pikiran kamu fokus untuk melihat satu titik. yang lain blur. mengawang. dalam keadaan bengong tapi responsif. melamun tapi fokus. pikiran kosong tapi bisa menjawab spontan.
keadaan itu bisa berlangsung beberapa puluh detik. mungkin itungan menit. dan saya menikmati moment itu.

nah, di saat itulah obrolan dibuka.

kami duduk di sebuah meja pendek di pinggir jalan. menunggu makanan yang kami pesan disajikan.
saya sedang fokus ke sebuah titik jauh mengawang, di sebuah area tengah, ke arah jalanan.

semelekete:  "sate kulit enak banget deh! lo ga makan kulit ya?"

saya           :  "ngga."
maseketehe:  "yang enak itu kulit itu.."
saya           :  "kulit babi."
maseketehe:  "engga! babi itu yang enak kupingnya"
saya           :  "ga suka babi"
semelekete:  "ngga yang enak itu kuping kambing! tadi gw makan kambing ditraktir!"

saya yang ga suka kambing dan baru-baru ini overdosis mencium aroma gule kambing dan nasi kebuli dengan spontan bereaksi.

tanpa suara.
hanya mimik wajah dan gestur.

secara tiba-tiba mengeluarkan reaksi spontan dan kembali ke gestur dan mimik normal.

mimik wajah dan gestur yang cuma sekian detik itu adalah sebagai berikut:
kedua pundak terangkat, bersamaan dengan lidah menjulur keluar, bibir melengkung ke bawah, dan mata menyipit.

dan di beberapa detik yang singkat itu sebuah mobil kijang atau panther (saya lupa) melintas dengan jendela sang supir terbuka penuh, dan pandangan sang supir TEPAT melihat ke arah saya.

DANG!

saya kaget, lamunan buyar dan saya ga bisa nahan malu ngumpetin muka, takut juga kalo dia muter dan balik lagi.
seingat saya, kalo ga salah, sang supir adalah bapak-bapak dengan kumis tebal a la pak raden.


si bapak itu mikir apa ya?

Klinting

"Klinting.."

Suara dentingan itu sayup terdengar saat Si Kijang berlari melewati pepohonan, berpacu dengan sang angin. Mendengar suara berdentingan itu ia terhenti, dan berbalik.

Pada dahan sebatang pohon, benda itu terikat dan tergantung, tinggi di atas. Terdiri dari beberapa batang tipis yang berpotongan rapih dan berwarna seperti bulan saat pucat. Tetapi dalam terang siang sinar matahari, warnanya akan memantulkan kilau. Menyilaukan terkadang. Bukan coklat seperti batang dahan pohon, warnanya. Tidak kasar seperti batang dahan pohon juga, bentuknya. Terlalu kecil dan bersih. Dan saat sang angin menyapu dan menyapanya, maka ia akan berbunyi. Berdenting.

"Klinting.."

Begitu terdengarnya. Dan Si Kijang tidak pernah bisa mengacuhkan bunyi itu begitu saja. Ia pasti akan berhenti berlari, dan menghampiri dahan pohon tersebut. Menengadah dan mengamati benda yang menghasilkan bunyi itu. Ia selalu menyukai bunyi-bunyi dentingan itu. Selalu suka. Terkadang saat menengadah, matanya harus memicing karena batang-batang kecil itu berkilau memantulkan cahaya matahari, atau cahaya matahari itu sendiri langsung menerobos menghujam tanah yang tidak terlindung bayangan dedaunan. Tetapi sekali matanya terbiasa memicing menatap benda itu, ia juga bisa melihat dan merasakan bayangan dedaunan yang jatuh pada sebagian kepala, tanduk, dan badannya, sambil menunggu sampai sang angin kembali membunyikan benda itu, menunggu sampai benda itu berdenting lagi. Sekali atau dua kali.

"Klinting.."





*bayangkan kamu akan memasuki sebuah hutan.
saat kamu sudah memasuki hutan itu, tiba-tiba terdengar langkah dari arah belakangmu.
lalu kamu menoleh ke belakang.
hewan apa yang kamu lihat?



Wednesday, November 26, 2008

sore ini berbincang dengan Kodi

Kodi: "kadang sewaktu mawu mengabadikan sebuah objek secara super close up (dalam Auto Focus mode ya), dan susah sekali fokus, susah sekali, aku harus sejenak mencoba fokus jarak jauh atau sekedar fokus pada benda-benda kecil sekitar dengan berbagai jarak dulu..sebentar..setelah itu baru bisa fokus sama apa yang ada di depan dan sangat dekat jaraknya.."

saya: "ah, ga semua kamera kayak gitu ahh,,kamu aja kali, Kodi,,"

Kodi: "iya ya?hoo..yaa..kamera kan beda-beda..tapi aku tipe kamera yang seperti itu.."

*Kodi itu masuk dalam famili kamera, genusnya kamera digital, species nya kodak


definisi nostalgia

apa definisi "Nostalgia" menurut mu?
saya pikir selama ini nostalgia artinya mengenang masa lalu yang indah.
ternyata saya salah.
artinya sedih.

nostalgia
[Late 18th Century. <modern Latin, "homesickness" <Greek nostos "homecoming" + algos "pain"]



Saturday, November 22, 2008

Graphologist

ini adalah sesi pertama dari rangkaian "bab Graphologist" di Rabu Belajar Komunitas Sahabat Kota.
menarik, sangat menarik!
jadi saya ingin berbagi :]

jadi, Graphologist?
Graph = coretan, torehan, tulisan, gambar, apapun yang tertuang dari otak manusia ke mediasi tetulisan cecoretan atau tetorehan lah ya..
Graphology adalah sub dari psychology yang bisa membaca karakter seseorang dari tulisannya. bukan apa yang ia tulis, tapi bentuk tulisan, tandatangan, atau bahkan coretan seseorang.
seorang Graphologist bisa melihat karakter seseorang dari tulisan tangannya.
Graphologist juga bisa membaca Pola Komunikasi atau Communication Behaviour seseorang.

kata kuncinya adalah:
coretan atau tulisan kita, adalah print out dari format cara atau pola berpikir kita.

jadi, dari bentuk tulisan tangan kita, kita bisa melihat apa yang ada di diri kita, seperti potensi yang kita miliki, kelemahan yang kita miliki, trauma yang kita miliki sekalipun bisa terlihat dari tulisan tangan. nah, kalo kita udah tau kekurangan kita, kita bisa mencoba memperbaikinya dengan mengganti cara manulis kita. dahsyat ya?

jadi dalam diri kita, kita punya 2 hal:
1. apa yang permanen dalam diri kita, dan ini dinamakan bakat, atau anugrah dari Yang Maha Kuasa. yang ini, udah ga bisa di apa-apa in, tapi menurut tante Mita Rosette, sang narasumber, hal ini pasti adalah hal-hal baik yang ada dalam diri setiap orang.
2. nah, yang kedua adalah apa yang ga permanen, dan hal-hal yang ga permanen dalam diri kita ini biasanya terbentuk dari pengalaman, trauma, pembelajaran, kebiasaan, de el el, dan hal-hal yang ga permanen ini bisa mempengaruhi hal-hal baik yang permanen dari diri kita yang nomer satu tadi. nah, yang ini nih yang bisa kita ubah dengan terapi mengganti tulisan, boy!

*untuk di ingat*
jadi saling mempengaruhi tu..
tulisan -- adalah print out dari format cara berpikir
dan
format cara berpikir kita, bisa keliatan dari tulisan tangan kita
JADI kita bisa mengubah format cara berpikir kita dengan mengganti tulisan tangan. (u kno wat am sayin' doug?) (mudheng ora, son?) (ngarti teu, beul?)

lanjuuuuuttt

nah, sekarang, apa bedanya baca tulisan tangan sama baca tanda tangan orang?
kalo tulisan tangan seseorang menunjukkan bagaimana kepribadian atau karakter dia sebenarnya,
kalo tandatangan seseorang, menunjukkan bagaimana seseorang ingin dilihat dan dinilai oleh lingkungan sekitarnya.

saatnya "mengapa begini...mengapa begitu"
*dilafalkan dengan nyanyian iklan ensiklopedi mengapa begini mengapa begitu di RCTI dulu*
kenapa tulisan orang jaman dulu itu cenderung mirip-mirip, yakni berupa tulisan tegak bersambung dan rapih hampir seragam?
KARENA
pendidikan jaman dulu kan bawaan dari orang Belanda, yang notabene orang eropah, yang mana bawaan dari gereja, NAH, orang-orang ini adalah orang-orang dengan tingkat kepatuhan dan disiplin yang tinggi, MAKANYA tercermin dari tulisan mereka yang rapih dan seragam, dan teratur.
beda sama tulisan orang amerikah, yang cenderung berantakan, bebas, tidak ada aturan, urakan, karena memang habitatnya juga beda, cara bersikap dan berpikirnya juga beda.

dan yang menarik lagi, kata Tante Mita Rosette, kalau ada guru mencontohkan cara menulisnya ke murid-muridnya, secara tidak sadar, dia juga menurunkan sebagian format berpikirnya kepada murid-muridnya itu.

sekedar sejarah singkat,
ilmu ini awalnya ditemukan, diaplikasikan, dan dikembangkan oleh seorang perupa dari Perancis, yang hobinya menjelajah dari gua ke gua, melihat coretan-coretan manusia purba. dari ilmu yang dia kembangkan ini, dia bisa meneliti apakakah yang membuat coretan itu laki-laki atau perempuan, kalau perempuan, apakah perempuan itu sedang hamil, atau tidak,,gituu,,hebat ya, boy? canggih, canggih, can kepanggih,,

kenapa ilmu ini penting?
NAH, ini juga menarik, boy!
(selain kamu yang eksibis bisa narsis mengetahui kelebihan-kelebihan kamu, atau jadi bisa menganalisa seseorang)
setiap manusia dilahirkan di dunia ini punya tugas. Pasti Punya Tugas.
dan tugas ini PASTINYA sesuai dengan potensi yang memang dianugerahi ke kita masing-masing sama Sang Pencipta. nah, gimana caranya kamu bisa tau dan melaksanakan "tugas"-mu, kalau kamu tidak bisa mengenali potensimu? makanya, kenalilah dirimu, Gnothi Seauton.
karena setiap manusia adalah individu-individu yang unik.
kalau kata film
Before Sunset, "...everyone is made up of such beautiful specific details"

dan biasanya, hampir semua orang ga sadar sama potensi yang dia miliki. sesuai teori gunung es-nya Sigmund Freud, apa yang kamu liat dan tampak di diri kamu atau di diri orang lain, itu cuma 20% dari yang ada, karena 80%nya ada di alam bawah sadar.

dan sebagai penutup,
KATAnya nii..setelah pengalaman Tante Mita Rosette dalam "membaca" karakter orang-orang, dan berhubung klien beliau kebanyakan orang Indonesia, beliau jadi bisa sedikit menyimpulkan karakter orang Indonesia pada umumnya.
katanya begini,
ORANG INDONESIA ituuu..
-multitalented
TAPI karena multitalented itu makanya orang Indonesia..
-cenderung ga fokus sama hal yang mawu dikerjain.
-ga bisa nentuin skala prioritas
-over reacted


sekian.
ada pertanyaan? diskusi?

sederhana

di sebuah sore di hari kamis, dimana disana hanya ada saya, guru saya belajar kertakes (bagi yang tidak tau apa itu kertakes, coba merewind masa es de nya), secangkir kopi nya dia, sebatang rokoknya yang ia hisap dan saya hirup ampasnya (uhukk! untung kamu guru saya, kalo ngga uda saya usir keluar), dan secuil obrolan tentang filosofi alat musik tradisional, ada sebuah kalimatnya yang saya suka:

"sesuatu yang sederhana adalah tahap akhir dari sebuah proses.."

namanya Yudi Taryudi, nama panggungnya Tarumadiswara.

nama saya? Barbara, nama panggung saya BarbaraBil, Barbara yang labil. dan saya masih kesulitan menjawab dengan sederhana pertanyaan-pertanyaan kecil yang tertuju pada saya atau bahkan pertanyaan yang saya layangkan ke diri sendiri.

Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...