Showing posts with label JogjaMagangNusantara. Show all posts
Showing posts with label JogjaMagangNusantara. Show all posts

Friday, October 1, 2010

ingin kembali berbincang denganmu,

membongkar arsip foto lama dan menemukan foto ini.
foto ini diambil saat saya dan teman-teman sahabat kota selesai melakukan petualangan 'sepeda subuh' dan berujung di Roti Gempol untuk sarapan sekaligus melepas lelah.

entah kenapa saat melihat foto ini saya merasakan banyak hal:
keakraban, serunya percakapan, hangatnya berkawan, bahagianya berkegiatan..

dan rasa-rasa tadi berujung pada satu kesimpulan,
homesick.

ini nostalgia.
[Late 18th Century.
nostos "homecoming" + algos "pain"]

***

saya memperpanjang masa tinggal saya di Jogja,
sampai kurang lebih tiga bulan yang lain.

karena apa?

karena saya ikut dalam sebuah project yang sungguh seru dan menyenangkan :D
tapi saya akan bercerita lebih lanjut saat nostalgia ini sudah lebih sedikit mendera emosi saya.

saya ingin kembali berbincang denganmu,
dengan mata yang saling bertemu,
dengan tangan yang sanggup meraup,
dan saling lempar senyum yang mempu membuat saya berdegup.

Wednesday, August 11, 2010

tembok ke-dua :D

sabtu dini hari, 7 agustus 2010
masih bekerjasama dengan teman yang sama, Sebastien Szczyrk, saya menggambar tembok kedua saya :D
selama menggambar, kami didatangi seorang bapak-bapak yang akhirnya jadi ngobrol utara-selatan tentang seni, dan dia bercerita bahwa temannya kebanyakan adalah seniman-seniman terkenal. dulu ia mengurus siapa siapa yang bisa berpameran di hotel melia purosani, Yogyakarta.
lalu ia pamit untuk menyimpan motornya terlebih dahulu, dan tidak lama beliau kembali datang bersama dua botol aqua,
"silakan, ini untuk adik, maaf, adanya hanya ini di rumah. monggo, monggo.."
wuaaaahhh, alhamdulillah :D
lalu tidak lama ia pun beringsut pulang.
setelah itu datang dua orang ibu-ibu ber-mukena.
ternyata sudah hampir subuh,
tidak lupa saya dan ibu-ibu tadi bertegur sapa seramahnya.
sudah hampir subuh, kami pun menyelesaikan gambar sebelum ayam serius berkokok.
euh, semacam pembuatan candi Roro Jonggrang,
tapi kali ini bukan karena dibantu makhluk halus yang takut pagi,
tapi karena tidak boleh ketinggalan absen subuh, mumpung bangun :P
et voila!
je suis tres contente :]
proses pengerjaan: di malam hari, belum selesai

tampak agak depan, belum selesai

close up

close up 1

close up 2

close up 3, belum selesai

close up 3, yang sudah selesai


akhirnya selesai :D

close up, udah selesaaaaii :D


kalau siang jadi tampak seperti ini
tampak siang hari

tampak dari ujung jalan tirtodipuran, Yogyakarta :]

Saturday, August 7, 2010

untuk teman-temanku sayang, 3 bulan lewat sudah

dan dengan terasa, 3 bulan lewat sudah :P
khehehehe,
selesai sudah masa magang saya selama 3 bulan di Lembaga Indonesia Prancis/CCF Yogyakarta,
alhamdulillah bisa melewatinya dengan predikat terhitung mulus, semulus tahu cina.

awal awal nya agak berasa..tapi satu bulan terakhir terasa cepat sekali,
apalagi dengan beban laporan dari kelola yang blum juga selesai dan beberapa PR pekerjaan yang blum tuntas :P
*lagu "A Certain Shade of Green" dari Incubus kembali melantun di kepala saya tak mau berhenti*

dan satu hari sebelum hari terakhir saya, seperti biasa, hari itu rabu, dan rabu adalah jadwal rapat mingguan di LIP.
secara resmi, Ms. Marie, direktris LIP mengumumkan berakhirnya masa tugas saya di sana, lalu dia memberikan kenang-kenangan.
:]
senang, terharu sedikit, sedih juga sedikit, semua nya campur jadi satu, jadi cuma bisa senyum senyum salah tingkah sambil goyang goyang hasilnya..
ada satu kaos hitam dari CCF Korea, postcard yang gambarnya macam macam keju di Prancis (kalo makan beneran di prancis, sesuai unggah ungguh sana, ada satu sesi yang cuma gado-in keju gitu, aneh ya..), laluuu...yang paling bikin saya senang..ada buku catatan dari COCO BEFORE CHANNEL dengan gambar audrey tautou nya..huhuhuhuhuhuhuuu senaaaaang, soalnya suka banget sama itu :D

dan yang bikin lebih salah tingkah lagi, abis itu kita, semua staff LIP, makan siang bersama di cafe LIP, huhuhuhuhuuu..terharuuuuu..
euh, ya, well,
sebenernya bukan gara gara saya aja si, diselenggarakan makan-makan bareng ini..menyambut sebentar lagi bulan puasa juga, tapi saya Ge-eR ajaaa :P biarin, biar bahagia! *menyenangkan diri sendiri*

sebelum makan dimulai saya disuruh speech dulu, KHAHA.
m a t i g a y a !
ga bisa berbicara sesuatu yang cerdas dan bermutu, cuma mengulang ngulang kata sambil ga bisa berenti goyang goyang :))
"ga mutu banget ini mba-nya, kok bisa si magang di LIP!?", batin orang-orang disana.. :P

dan menunya ENAK BANGET sodara-sodaraa!
sayur lodeh a la cafe LIP *itu enak bangeeeet, beneran deh, mba Susi yang bikin namanya..cari dia kalo kalian berkesempatan mampir LIP di Jogja*
lodeh lengkap dengan TEMPE GORENG dan IKAN dan SAMBEL ULEK :9
subhannallah!
he he he he he.
ada menu lain juga, tentunya, biar bervariasi :]


baiklah, dengen selesainya makan siang saya hari itu,
resmi juga saya kembali harus melamun dan banyak berdiskusi untuk menentukan langkah selanjutnya, MAU APA SAYA?
atau mengutip lagi dari sebuah lagu yang terkenal sekali saat ini,
MAU DIBAWA KEMANA, HUBUNGAN KITA? *sementara ini hubungan saya dengan Barbara dalam mengarungi petualangan selanjutnya, tentu saja :}

more offerings to come and to be chosen, of course..

sementara ini, saya akan menyelesaikan studi bahasa prancis dasar saya dulu disini, tinggal seminggu lagi, sayang kalo ditinggal,
lalu kembali ke Bandung Jakarta untuk beberapa saat, bertemu rumah-rumah yang lain :]

sampai jumpa di persimpangan-persimpangan jalan, teman teman..
am going home sooooooooonnnn :D
dengan oleh oleh cerita yang banyak, dan minta bantuan merenung dan berdialog,
supaya saya tetap "sehat"
pour ĂȘtre en "forme"
:D

Monday, August 2, 2010

bocoran soal ulangan kelas 4 SD

isi titik-titik berikut pada lembar jawaban yang disediakan.


awas hati-hati, jangan kencing disepanjang gang! kalau kencing nanti...


pada kalimat, "tidak menerima komplin" diatas, kata komplin berarti...

Thursday, July 29, 2010

my very first work on a REAL wall :D

krrrriiiiiiiiing!
"halo?"
"amanda, u want to paint some wall?"
"yeah, sure!"

Sebastien, my friend called and invite me to paint the wall.
so, i tried to paint in a real wall, for the first time ever, in my 24 years of having fun, ha ha!

we started from around 12.30 am
and finished around 05.55 am
ha ha!
we draw on a previous drawings and create something from it when is it possible.

during working on these drawings, there was a man coming and been around us to show his interest, around 2 am till 4.30 am. in fact, he leaves for a moment and come back bring us some hot coffee and bread. so sweet of him! he can't speak english well, but he's around and keep asking Sebastien so many questions. ha ha. he's originally from papua whom study in one of the universities in Jogja.

around 3 am till 5 two of sebastien's friend come and stay to chat and see how it goes.
they are Ade from Jogja, and Carol from Canada.

and now, i still feel so happy to see the pictures, ha ha. :D even maybe no one would notice this wall drawings :P

i feel like i want to jump around all the time.
"boing! boing! boing! boing!"

it's a small part compare to Sebastien's work actually,
but as a rookie, i feel it's enough :]

next time, i hope i'll do it better! ha ha!

matur nuwun mon ami, mas Sebastien! :D


we finished at the very early morning

the so-called collaboration


mine on the left side, sebastien's the other side


mine :D




so, the window creature miss something's important. but it doesn't know where is it, this important thingy. asking it's friends which don't know either.






the lamp creature whom confuse also.

Monday, July 26, 2010

brandy alexander


inception (lagi)

owkai, serious now.

Inception,
directed by Christopher Nolan.

the same director of The Dark Knight.
"that" Dark Knight.
kalo kamu sudah tergila-gila dengan karya doi yang satu itu,
HOLD UR BREATH until u watch this movie!

seperti biasa, saya akan skip membahas alur cerita,
gugling atau wikipediaing saja,
saya mau membagi apa yang saya rasa setelah menonton film ini.

c a p e k

iya, saya capek,
dan TERCENGANG sekaligus.
this story is TOMATO smart.
membahas tentang sebuah "ide"
bagaimana "ide" itu bisa menular,
bisa secara sengaja ditularkan,
dan jika sudah tertular, "ide" itu bisa "menjangkit" siapapun dan tanpa sadar,
ya,
tanpa sadar,
orang yang "terjangkit" tadi akan menjadi agen paling potensial untuk kembali "menularkan" ide tadi.

ide adalah virus.

jelas tidak semua virus buruk.

dan saya setengah hidup terperangah menonton film ini,
bahkan beberapa saat setelah sudah keluar studio,
saya cuma bisa geleng-geleng,
senyum senyum kaya orang ga waras,
terus mikir dan mempertanyakan dan me-rewind banyak hal,
karena pernah terlibat dalam sebuah diskusi sepanjang perjalanan tol Jakarta Bandung membahas tentang virus akal budi,
dan tentang caranya untuk bisa terus bertahan dan diwariskan bagaikan DNA,
dan,
film ini sepertinya akan menjadi referensi wajib kami.

saya merekomendasikan teman teman untuk menontonnya,
dan tetap fokus selama menonton,
sekedar TIPS,
sebelum masuk studio lebih baik pipis dulu,
dan di dalam nanti, jangan banyak minum.

u DON'T WANT miss any single scene, chers amies.

percayalah,
(apa yang dikatakan rudi)

salam,
Rudi

Friday, July 16, 2010

ternyata..

menjadi tukang corat coret pake pilox bukan hal yg mudah ya..maka dari itu,dengan ini secara pribadi saya memberikan penghargaan saya untuk para tukang corat coret tembok,kalian pasti punya telunjuk besi dan pergelangan engsel penuh oli,khaha!

Thursday, June 24, 2010

let in the unexpected

"manusia memang seharusnya hidup berdasarkan rencana, atau tidak?"
hmm, tidak ada "yang seharusnya" dalam hidup, setidaknya menurut pendapat pribadi saya.
karena, dengan ada kata "seharusnya" berarti ada yang "benar" dan ada yang "salah"
sedangkan dalam pengertian saya, dalam hidup ini tidak ada yang mutlak "benar" atau "salah", karena kadang "kesalahan" bisa dimulai dengan sebuah "kebenaran", pun sebaliknya.
J A D I
tidak ada manual book untuk hidup ini, tidak ada yang seharusnya untuk hidup ini,
setidaknya, lagi menurut pendapat pribadi saya.

cara paling enak menjalani hidup ini adalah dengan selalu sadar, sober kalo bahasa inggrisnya, eling kalo bahasa daerahnya.
jadi kalo saya sadar sepanjang waktu, saya bisa fleksibel sepanjang waktu.
dari proses berpikir seperti itu maka saya memilih untuk TIDAK hidup by plan, supaya tidak kaku, supaya jadi manusia yang bukan sekedar homo sapiens.

nah, T A P I
ternyata ungkapan "ngomong sih gampang" adalah benar adanya, hoho.
karena, saya mudah sekali tergoda untuk hidup by plan.
seperti pernah saya pikir, manusia itu cenderung mudah lupa.
dengan rencana, akan timbul ekspektasi yang berdampingan dengan rasa kecewa.
saya jadi ingat sebuah quotes yang saya dapat dari anas (alm), teman saya:
god laughing, "plan? how can u plan life?"
kalau tidak salah dari sebuah film yang sempat ia tonton.
well, cara berpikir ini pun terlalu ekstrim saya pikir.
too much of something is bad enough, kan, kata spice girl..

jadi..
saya hanya sedang bermonolog dengan diri sendiri.
membangun dialog antara amanda mita dengan barbara.
rencana itu perlu, supaya kita punya tujuan, punya fokus, punya arti.
punya hal-hal yang bisa kita minta sama Yang Punya Hidup.
supaya seruuuu hidupnya :D
kita pun sebagai manusia diminta untuk berpikir dan menggunakan sebaik-baiknya akal kita, bukan?
tapi, selalu eling juga harus.
dan sabar tentunya.
lima huruf yang terangkai jadi satu kata sederhana yang, percayalah, tidak sederhana untuk bisa menjalaninya, khaha.

selama kita tau apa yang kita mau,
meminta apa yang mau kita wujudkan,
berusaha untuk mencapainya.
sisanya,
let in the unexpected.
mungkin itu adalah cara seru untuk dikabulkannya permintaan kita.
god works with god's own way, dan kita manusia terlalu kecil untuk bisa tau semua.
tidak perlu tau, cukup paham.
tidak perlu dipikir, dirasakan saja.

bonne journée à tous!

Thursday, June 17, 2010

oh may oh may dimana ada somay

"i woke up in the morning, u are the first thing on my mind. i don't know where it's came from.."
-can i walk with you, by India Arie

heeu..tidak persis seperti itu, tapi memang kurang lebih seperti itu rasanya hari ini.
entah kenapa tiba-tiba kepikiran somay.
mungkin si somay lagi ngomongin saya makanya saya jadi keinget somay.
eniwai hawai, karena keinginan impulsif mendadak (udah impulsif, mendadak lagi) tadi, jadilah saya berencana untuk menggunakan jam makan siang saya untuk kembali..
J E L A J A H K U L I N E R
khaha!
jam 12 teng!
lebih 30 menit!
*berarti ga jam 12 teng ya?
saya pun bertanya pada Mas Sugeng yang kebetulan ada di kantor, "makan somay di jogja yang enak dan rada deket dmana ya?"
"oh! deket itu..Bentara Budaya itu, selatan-nya. somay telkom. terkenal kok itu."

bentara budaya? SIP! saya sudah tau jalan kesana, jadi, tinggal meraba saja kalau sudah dekat dari sana. hippiie!

berangkatlah saya dengan si tanduk merah :D


di jalan saya menemukan rumah yang menurut saya unik ini. seperti rumah-rumah lama di Bandung karena ada tulisan nya di bagian atas pintu masuk bangunan. seperti "judul" atau "nama" tapi tulisan nya panjang, dan dalam huruf jawa kuno, jadi saya tidak tau pasti. but, i still charmed by that house, so i stop my bike and take a deep look at it for a while.

tidak jauh dari rumah itu, sampailah saya di Bentara Budaya Yogyakarta dan melaju terus sepeda saya utnuk meraba jalan, mencari tempat makan somay yang katanya enak itu.

seperti apa somay Jogja?

dan sampailah saya!
cukup ramai, di jam makan siang begini, untungnya masih ada bangku dan space meja kosong walau harus bergabung dengan orang lain.


somay telkom namanya. dan sistem nya seperti bakso malang mandeep di istiqomah di Bandung, ngambil sendiri. pada dasarnya mereka menyediakan yang rebus nya, tapi kalo ada yang mau digoreng mereka akan dengan seanang hati menggorengnya dulu dan memotong-motong nya untuk kemudia disajikan ke pelanggan.

DAN
warung trotoar somay telkom ini unik dan lucu.
saya juga sempet ketawa-tawa geli sendiri waktu melihat ini.
liat deh!


kha ha ha. alcohol free!
dan..
berdiri sejak 15.30! :))

tidak lama pesanan saya datang.
saya mengabil 2 somay rebus, memesan 2 somay di goreng, dan 1 tahu.


akan saya bedah rasanya!
caplokan pertama.
enak. rasanya cukup "somay", bukan aci.
dan, tidak amis.
yang agak membuat saya kaget adalah rasa bumbu kacang nya.
karena bumbu kacang nya terasa PERSIS seperti rasa bumbu kacang satay, sodara-sodara!
unik!
saya suka.

lanjut ke caplokan selanjut-lanjut nya.
dan ternyata 5 butir itu sudah sangat cukup mengenyangkan.
dan setelah somay ke 4 rasanya sudah tidak se enak itu.
sepertinya penilaian saya sudah mulai objektif di tahap ini.
yang caplokan awal awal tadi tampaknya efek lappar :9 he he!

hmm..somay terenak, bagi saya, masih tetap somay di Imam Bonjol, Bandung.
somay terakhir yang saya makan bersama neng upritt.
sepulang kegiatan Edukasi Kreatif bersama Komunitas Sahabat Kota tempo lalu.
hu hu.
tapi lumayan lah, bisa mengobati kangen somay.

next time saya kemari dan memesan, saya akan memesan 2 somay goreng saja cukup, tampaknya :]

dan
ada cerita seru dari saya dan Si Tanduk Merah di jalan kami pulang.

saat sedang di jalan raya, saya mengambil jalan paling kanan.
karena,
tidak jauh saya harus belok kanan, menyeberang lalu lintas dari arah sebaliknya.
jalanan tidak padat.
agak lengang, bahkan.
sampai,
tiba tiba di jalan yang cukup lengang itu saya mendengar bunyi klakson, dari jarak yang agak jauh tampaknya.
dan dari bunyi klakson nya saya bisa mengenali bahwa itu adalah sebuah mobil.
saya diam tak hirau.
menanti si mobil mendekat dan mendahului laju kami, saya dan Si Tanduk Merah.
b e n a r sodara sodara, M O B I L
saya heran karena sudah lama tidak menemukan perilaku begitu di jogja sini yang terbilang sangat ramah pada pesepeda.
t e r n y a t a
y u n o w w a t ?
mobil nya adalah
j a g u a r
dan yu now wat lagi?
plat nya B aja.
euuugghhh! m a u m a r a h b a n g e t d e h r a s a n y a !
euuuuuggggggggghhhhhhhhhhh, k e s a l
bukan bukan, bukan saya membenci plat B, tapi perilaku plat B di kota lain, hampir bisa di generalisasi begitu. saya heran. ini bukan masalah orang Jakarta atau apa.

bagi saya ini masalah pola pikir mereka yang selalu merasa kehabisan waktu dan tidak ada orang yang lebih penting dari diri mereka sendiri.

dan biasanya ini sindrom nya orang yang naik mobil mahal dan bagus. bersamaan dengan hobi mereka membuang sampah dimana-mana di luar kaca jendela mobilnya.

heran, kerja apa si mereka di Jakarta?
di cuci otak pake sabun apa si di kantor mereka sama bos-bos nya?

tidak, saya tidak menunjuk pada semua warga Jakarta.

saya lahir di Jakarta.
Jakarta adalah tanah kelahiran saya.
dan tanah Jakarta yang menemani saya belajar jalan, lari, sekolah, jatuh kebeset aspal.
bus bus kota dan bajaj Jakarta adalah kawan akrab saya.
s e d i h d e h
lihat kelakuan sebagian orang plat B begini dan membuat orang yang tidak punya ikatan batin apapun dengan Jakarta, dengan seenaknya menuding.
:[

eniwei, sore ini saat saya menulis, rasa kesal nya sudah berkurang kok.

semoga saja dia selamat sampai tempat.
amin.

dan postingan ini akan saya tutup dengan hal yang menyenangkan.
review harga :]

setiap butir nya, somay ataupun tahu, berharga 1100 rupiah saja sodara sodara.
walau harus di goreng dulu, tetap 1100 :]

sekian,
salam kuliner!

saya harus semangat, supaya bisa memberi pengertian banyak orang di kota lain, tidak semua orang jakarta punya kelakuan homo sapiens begitu!
dan makan banyak tentunya, karena pasti membutuhkan banyak energi! :D my fave part. makan.

oia, bagi yang penasaran seperti apa rupa saya saat ini karena tampaknya kegiatan saya di jogja hanya makan dan bergaul dengan matahari, berikut foto terkini saya kemarin malam saat bercengkerama dengan teman teman dan staff senior yang baik-hati-tapi-miring di cafe LIP

voila! kata mereka ini S U P E R!

Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...