Wednesday, February 23, 2011

vena dan gravitasi

pagi ini ibu dokter Imay datang memeriksa.
sudah dua hari ini badan saya demo minta di istirahatkan.
kalau sudah musim demo badan begini..ampun deh..tiada kompromi benar-benar membuat saya harus men-shut down kegiatan warawiri hahahihi kesanakemari.

ibu dokter Imay datang, membawa bubur tanpa rantang
tak lupa membawa obat, juga obrolan hangat
menemani si sakit, sambil berbagi cerita seru menggigit
sambil sedikit melantur, sampai waktu datang membentur

sampailah kita entah bagaimana pada obrolan soal varises.
dan saya yang selalu tertarik dengan cerita-cerita kedokteran Imay karena serasa menonton CSI atau dukun beranak *soalnya Imay kalo cerita dari yang mulai ilmiah banget sampe yang "dulu waktu sering di rumah sakit gw sampe bisa membedakan luka orang dari bau darahnya.."
dengan serta merta menuntut penjelasan, kenapa varises bisa terjadi?

dan Bu Dokter menjelaskan,

"Jadi pembuluh darah balik manusia, yang namanya Vena itu kan ada katup-katupnya..nah katupnya itu menggumpal jadi satu, jadilah varises.."

"kenapa ada katup-katupnya?"

"ya soalnya kan Vena kan melawan gravitasi kan..jadi sepanjang pembuluh-pembuluh vena itu pasti ada katupnya, supaya darah yang udah mengalir ga turun-turun lagi, ketahan sama katupnya.."

sampai penjelasan disitu saya mulai melongo tercengang..

whaaaaawww..H E B A T sekali ya tubuh kita..sudah sebegitu dirancang Nya sampai efek gravitasi pun sudah terhitung! dahsyat.

bahkan sampai sesaat kemudian Imay memberi peringatan, "besok, walaupun udah ngerasa enakan, jangan motah dulu ya! istirahat dulu di dalem rumah jangan kemanamana dulu!" saya masih melongo mengagumi cara kerja badan saya yang sering saya tidak sadari kehebatannya, terus diabaikan sampai demo lewat sakit..maaf ya, badan..

lalu Ibu Dokter pulang..

saya kembali tersadar dari ke-melongo-an.

"Oke! jalan kemana kita besok, badan? sudah membaik kan?"

No comments:

Post a Comment