Friday, September 23, 2011

payung teduh

saya suka sekali band ini. pertama kali mendengar lagunya, berjudul "Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan" dari telfon genggam Rani.

"Mba, ni ada band temen aku enak banget deh.."
"mana, mana?"

dan pertama kali mendengar saya langsung terbius.
dengan alunan musik nya, liriknya, suara vokalisnya..harmonisasi yang mereka hasilkan benar-benar menyentuh saya..dan di tengah lamunan dan ke"nganga"an saya Rani berkata,

"mereka lagi nyari gig di Bandung ni mba..bantuin mba.."

tanpa berpikir dua kali saya yang matanya masih berbinar-binar langsung menyanggupi, dan di kepala sudah ada beberapa venue dan nama yang kebayang bisa saya approach. untuk band sebagus ini, ga kenal sama "orang dalem" pun saya optimis bisa melobi. tapi nama pertama yang terlintas di saya adalah Kikio, mantan partner duo di kerjaan terdahulu.

long story short, saya berlabuh di sebuah kebun mini, semi outdoor, di sebuah cafe and library di bandung, tempat mereka melantunkan lagu-lagunya secara langsung.

saya suka sekali Payung Teduh..

dan,

mereka sekali lagi akan melantunkan harmonisasinya untuk saya.
kali ini spesial untuk saya.
di hari saya akan menikah :]

terimakasih ya Allah, Engkau Maha Baik!

hutang

saya ingin bercerita tentang tulisan-tulisan yang ada di centong souvenir :D
tapi ini sudah kelewat malam..badan saya sudah pegal.


baringkan raga sejenak.
lepas sukma sejarak.
tidak lupa basuh wajah berarak.
juga sujud empat kali tanpa dipalak.


...


hutang besok saja ya :]

Thursday, September 22, 2011

yang terlewat, yang terlewat

i do lots of random things these days..
salah satunya yang saya buka lagi sore ini adalah link ini :D "ini" yang bisa di klik itu adalah video petualangan saya, Sahabat Kota, teman-teman Sahabat Kota saat kami mengadakan kegiatan liburan tanggal 26-30 Juni lalu.
saat itu, mempersiapkan acara serasa setengah menahan eek..setengah menyiksa maksudnya.. karena himpitan deadline kerjaan lain dan mengurus nikahan. di tengah-tengah persiapan itu juga saya dilamar. cukup menggila..layaknnya backstage panggung sebuah pensi SMA di jakarta.

yang mau saya bagi adalah..
menonton video itu lagi, ditengah situasi kegilaan saat ini: beresin kamar, banyak orang tidak dikenal lalu lalang, banyak sodara datang membantu dan mengomentari ini itu, kiriman-kiriman botol aqua dari bude bude yang mengharuskan saya meminumnya karena airnya sudah diberi doa, puasa mutih, makanan-makanan yang terlewat..yang terlewat..ughh..
eniwei..
menonton video itu lagi, ditengah situasi kegilaan saat ini: memilah milih foto, mengganti frame usang, mengakali kasur baru yang salah pesan, permintaan print-printan rundown acara, kekhawatiran terhadap kurang sigapnya Wedding Organizer, puasa mutih, makanan-makanan yang terlewat..yang terlewat..
...
hentikan mita.
ya ya.
intinya, melihat video itu lagi, membuat semangat saya naiiiikkk sekali.
seneng banget deh, melihat kembali keceriaan di wajah-wajah kecil sok tau dan sok jago itu. ha ha. tanpa sadar, saat disana saya pun terbawa! dan melihat video "ini" saja membuat saya yang lemas karena banyak makanan yang terlewat (STOP it, really!) kembali semangat! :D

Kisah Sahabat Kota..waktu proses membuat event nya sungguh berdarah,
*sebentar, baju midodareni saya datang...yak, kembali..*
Kisah Sahabat Kota..waktu proses membuat event nya sungguh berdarah, pas event nya banyak hal tak terduga dan beberapa kejadian membuat saya tidak puas karena tidak 100% sesuai keinginan tim acara.
setelahnya pun masih menyisakan lelah, walau kecewa nya terobati dengan itu..wajah-wajah tengil sok tau dan sok jago yang menyenangkan dan membakar semangat..ha ha.

tapi...yen tak pikir pikir (oskadon pancen oye), sebenarnya..saat itu adalah saat-saat yang sungguh membuat bahagia.
ya, hectic itu.
ya, debat-debat itu.
ya, dongkol itu.
karena setelah acaranya, ternyata baaanyak sekali hal dan kenangan tersisa.
dan yang nyata terasa: rindu.

saya rindu saat itu. bersama anak anak itu. bersama teman-teman.

dan video ini membuat saya berefleksi dengan keadan saat-saat ini.
lagi-lagi, saya tim dan ketua acara pernikahan ini. ha ha *snob grin*
hectic parrah.
dari kemaren bawaannya ga tenang karena tidur dengan segudang list to do esok harinya.
bolak balik venue memastikan tim venue dan dekor paham yang saya maksud *yang sejauh ini nilai mereka masih ENAM buat saya*
saya seperti orang ambeyen: tidak bisa duduk tenang.

blum lagi konflik konflik keluarga. tsk. -_________-

tapi..diluar itu..saat saya mencoba untuk relax..saya melihat hal-hal in-between.
keluarga itu..walau resek luar biasa, walau rempong setengah mati, walau kadang kamu cuma bisa bilang "iiihhh.." sambil menggeram kesal atas kelakuan atau kekhilafannya..
tapi..
nyatanya mereka memang selalu ada disana..buat kita..walau kadang masih disertai mimik menyebalkan khas "told ya"
but at least they're there.. companying u.. till the end, till no one's left.

"keluarga" memang lain lain sih..tidak bisa pukul sama rata..dan terimakasih ya Allah, Engkau beri aku keluarga yang ini :] sungguh, terimakasih ya Allah..

Tuesday, September 20, 2011

hujan

hei hujan..aku selalu suka kedatanganmu, sunggguh.


kau beri segar hijau-hijauan menjadi semakin nyata,
kau beri tanah ruang untuk menguapkan baunya yang khas,
kau payungi kota yang kering kerontang,
kau pengaruhi angin agar berhembus semilir dingin-dingin kuku.


hei hujan..aku selalu suka kedatanganmu, sungguh.
sampai sekarang pun..
tapi di satu hari esok, aku mohon kau mau kompak ya..aku mohon..
kan kita berkawan kental :P *menyodorkan jari manis kelingking celup gula cair*

Monday, September 19, 2011

ohana

"ohana means family. family means noone left behind."
Stich berkata dengan lunglai sambil melihat ke belakang, ke tempat kosong dimana Lilo biasa menunggunya. mereka saling menyayangi dan mendukung padahal mereka tidak berbagi gen yang sama.

keluarga.
hmm.

kok menurut saya, jalinan ikatan dan wadah institusi yang bernama keluarga ini agak aneh ya?
ada dua orang dengan ikatan darah yang jelas dan berbagi gen yang sama, tapi tidak bisa saling membantu dan membahagiakan.
ada juga dua orang yang jauh sekali datang dari dua rahim yang berbeda, tapi kental layaknya saudara.
ada juga yang hidup sebagai sebuah keluarga tapi tidak bisa mengenal dan memahami satu sama lain.
ada juga yang mengaku saudara tapi manfaatnya hanya dijadikan perbandingan untuk melihat hidupnya atau langkahnya lebih baik.
ada juga saudara, satu ibu dan ayah, sejak kecil bersama, tapi karena sejak kecil bersama, prasangka tidak pernah bisa lepas..dan rasa saling percaya tipis sekali dimiliki.

dan atas nama keluarga, kadang seseorang harus ikhlas menerima cercaan atau tuduhan yang salah alamat. "Hus, terima saja, biar bude mu ga malu.."
dan atas nama keluarga seseorang harus mengikuti SEMUA omongan sesepuh, karena mereka pikir mereka yang paling tau. atau sebetulnya mereka hanya ingin MERASA BENAR.
dan atas nama keluarga kadang seseorang harus menahan kecerdasannya supaya diakui bahwa ia lebih lemah dan butuh bantuan.

keluarga.
saudara.
ikatan darah.

atau jangan-jangan yang namanya saudara, keluarga, itu hanya ikatan darah dan berbagi kesamaan gen saja, ya?

bisa jadi.

keluarga itu jalinan jodoh.
mereka anugrahmu, sekaligus cobaanmu, kata guru agama saya.

"Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get."


tiba-tiba ibunya Forrest Gump datang memberikan pesan terakhirnya yang gaungnya, lama setelahnya masih terdengar. bahkan sampai sekarang.

Tuesday, September 13, 2011

kiri


saya di kiri, dia di kanan.
Ya, saya di kiri, dia di kanan :D

garwa

istri, dalam bahasa Jawa adalah Garwa (garwo).
Garwa: Sigaraning Nyawa [sigaraning nyowo, belahan jiwa]

anak kecil bertemu Vander Decken

bertemu Vendor Dekor, sebenarnya..ha ha! tapi bunyinya hampir sama kalo saya bilang bertemu Vander Decken. dan karena lagi sering baca One Piece jadi kebawa-bawa.


kemarin siang saya kembali mendatangi venue untuk rapat dan bertemu dengan Vendor Dekor.
namanya Mas Ogi.
waktu Mas Ogi datang, dia langsung ngobrol sama Kak Ofal, WO setempat, yang lagi rapat sama saya.
sekilas dia hanya melirik saya.
dan karena lagi pusing, saya tidak terlalu menggubris lirikannya. saya tinggal chatting sama Saska dalam rangka membagi kepusingan.
setelah itu Kak Ofal minta diri untuk mengajak Mas Ogi jalan melihat titik-titik yang akan di dekor.
setelah mereka kembali, barulah Kak Ofal mengenalkan saya dengan Mas Ogi.


"Ini calon mantennya mas..", "Ini Mas Ogi, Mit, vendor dekor nya.."
saya tersenyum menyambut tangannya, ia menatap dan berkata, "oh, ini tho..sampean calon manten nya?"
saya hanya tersenyum dan mengangguk.


sejurus kemudian kami berpisah, ia minta diri, Kak Ofal mengantarnya ke gerbang, dan saya pun minta diri rehat sejenak untuk menelfon.


saat selesai rapat dan saya akan pulang, Kak Ofal berceloteh,
"Tadi Mas Ogi kaget! hahahahahaha! katanya gini 'mas, itu calon mantennya? masih kecil ya?' hahahahahahahaha"


yeeesssss..cheering dalam hati! ha ha ha ha ha, muka saya ga tua \(^^)/ yippiiiiiie!

Monday, September 12, 2011

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar

khaha, ternyata sudah 3 minggu lebih sejak terakhir saya menulis :P

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

persiapan ini seru sekali.. sekali..gus..menghabiskan banyak energi. ha ha.
mungkin karena ini pernikahan sendiri ya..saya rasa kalau ini pernikahan orang lain tidak akan memakan energi sebanyak ini.

dulu sekali pertama-tama mempersiapkan pernikahan ini, seorang teman SMP yang sekarang sudah berpengalaman sekali menjadi creative consultant, menawarkan jasanya. cukup mahal, tapi ia menjanjikan profesionalisme yang memuaskan.
pada akhirnya setelah melakukan pertimbangan ini itu, saya memutuskan untuk mengerjakan semuanya sendiri. sekarang saya tau, ternyata memang sepertinya jasa seperti itu dibutuhkan. ha ha.

namanya Amanda juga.
"well Nda, u're right." :p
dan saya rasa kalau dia membaca blog ini dia akan berkata, "Told ya!" dengan senyum mafhum.

well, karena meratap itu tidak ada manfaatnya,
dan karena saya juga menikmati petualangan yang advanced level nya tinggi ini,
lebih baik saya membagi saja pengalaman saya :]


tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

saya memulai survey ini itu sejak bulan april.

hal pertama yang saya lakukan adalah: mencari tempat.
dari pertama saya sudah membayangkan tidak ingin menikah di gedung.
alasannya, gedung akan membuat suasana menjadi kaku. saya ingin suasana yang akrab, dekat dengan undangan. dan AWALNYA saya berniat mengundang kerabat dekat dan teman-teman tersayang yang selama ini support saya saja.

yang kemudian saya sadar, sebtulnya agak susah terealisasi ya, keinginan macam itu kalau "menikah keluarga" di Indonesia. tapi saya baru sadar itu saat sudah terakhir-terakhir. well anyway..

jadilah dari bulan april itu saya survey santai. browsing-browsing, googling, blog walking, multiplying..sampai suatu saat, saya membaca sebuah alamat yang direkomendasikan untuk pernikahan outdoor yang suasana nya kebun, joglo, tanaman asli, lampu lampion temaram..yang saya pikir cocok dengan keinginan saya.
dari bulan april, saya sudah menandai satu tempat, yang kemudian saya follow up santai sampai bulan-bulan mei-juni. saat itu saya sedang mengerjakan beberapa hal, jadi tidak terlalu fokus mengurusi pernikahan ini. dan lagi, saya tidak mau memastikan apapun sebelum saya resmi dilamar.

hal kedua yang terpikir adalah: Design Undangan. dan design kartu ucapan terimakasih di souvenir.
saya tidak bisa menahan diri untuk tidak turun tangan langsung dalam men-design undangan. gmana ya, undangan itu, buat saya krusial. ibarat mata yang bisa menggambarkan jiwa seseorang, undangan pun. undangan adalah cerminan (setidaknya menurut saya) seperti apa si calon manten dan acara pernikahannya. saya pikir lewat undangan juga saya setidaknya bisa menyapa para undangan secara personal.
saya ingin ada personal detail dan personal touch disana. buat saya ini perkara penting (dan buat sebagian orang ini kurang praktis, terlalu naif dan idealis). tapi undangan itu akhirnya jadi..dan berkarakter :D
ada sedikit cerita disini. dari awal, memang sudah ada problem warna. warna yang saya inginkan tidak pernah bisa tercapai dari 3 kali dummy yang diberikan pihak percetakan. tapi saya masih permisif, dengan dalih, "ya sudahlah, yang penting kan isinya. warna tidak 100% sesuai keinginan tidak apa lah. toh memang warna yang ingin saya capai itu ternyata menyulitkan bagi si percetakan."
sebisa mungkin saya menciptakan suasana konsumen-produsen yang enak bagi kedua belah pihak.
saat undangan selesai dicetak, ternyata warna masih saja meleset dari kesepakatan akhir. ceruk pada amplop yang di 3 dummy sebelumnya benar terletak di belakang, waktu undangan jadi ceruk nya jadi  DI DEPAN. dan lipatannya banyak yang miring. "karena mengerjakannya dekat lebaran, jadi orang-orang sudah tidak fokus mengerjakan", katanya. saya kecewa sekali saat itu. benar-benar kecewa. ini diluar dugaan. saya sudah berusaha semaksimal mungkin menciptakan suasana yang enak bagi semua. tidak menuntut terlalu banyak, toleransi besar, tidak cerewet minta diskon..huf. setelah saya menyampaikan ke pihak yang bertanggung jawab mengenai kekecewaan saya, dengan maksud mengevaluasi, baru saya bisa sedikit legowo. dan untungnya, pada akhirnya pihak percetakan menerima memperbaiki lipatan yang miring, walau soal ceruk dan warna sudah tidak bisa diapa-apakan lagi selain diikhlaskan, karena waktu juga sudah dekat.
saya mulai serius men-design bulan Juni setelah lamaran, sampai ke pihak percetakan di bulan Juli-Agustus.

hal ketiga yang terpikir adalah: souvenir.
ha ha. ya ya, saya tau souvenir adalah hal yang remeh dan mungkin adalah bottom list orang-orang yang menyelenggarakan pernikahan. tapi entah kenapa, saya suka sekali memikirkan souvenir ini. awalnya saya sempat berpikir untuk memberikan tulisan, self publishing. tapi kandas karena partner menulisnya sibuk. huh.
tapi kemudian saya menemukan alternatif souvenir yang tak kalah menariknya, berkat bantuan teman baik saya, pingkan :}
itu sudah bulan-bulan Juli. saya pun sempat ke Jogja untuk mencari sendiri jenis barang yang saya mau, ditemani partner-berbagi-baik-hati-nan-perfeksionis-kadang-galak-kalo-soal-kerjaan-tapi-sahabat-yang-selalu-mendukung-dan-ceria,  mba riaaa :D
disini juga ada cerita kecil. awalnya saya sudah sepakat untuk memesan souvenir pada Pingkan. tapi setelah kirim-kiriman, tawar-tawaran, hitung-hitungan, ternyata budget saya tidak cukup. jadilah dengan berat hati saya membatalkan kerjasama..huhu..maaf ya pingky..
akhirnya saya memutuskan untuk mengerjakan ini sendiri. tentu saja tidak benar-benar sendiri. dibantu mba ria, cocomeo-yang-habis-bensin-tengah-jalan, dan mas grewo yang hampir-pingsan-dorong-cocomeo-sambil-bawa-souvenir-sekardus, keping-keping kayu itu sampai di bandung untuk saya olah lagi :D


mba ria juga mengirimkan burung-burung kayu untuk menghias tempat pernikahan saya :'] *HUGGSSS kuat kuatt*
proses souvenir ini dimulai sekitar bulan juli-agustus, sampai sekarang masih sambil saya kerjakan. euh..ha ha.

hal keempat: cincin
:] :] :] di bulan agustus cincin kami jadi :D

yang lainnya tidak menjadi perhatian utama. walau sebenarnya faktor yang penting dalam hal membuat hajatan. misalnya, catering. ya, CATERING. khahahaha.
saya mulai hunting catering ditemani bapak ibu saya sejak bulan agustus awal, sekitar 3 minggu kemudian, catering fixed!

dan di BULAN SEPTEMBER INI..
kemudian satu hal lagi sempat luput dari memori saya.
band pengiring untuk hiburan tamu. *tepok jidat*
sejak akhir agustus, kira-kira, saya menyadari kekhilafan ini dan mulai pusing. saya mau band nya KERONCONG MODERN. harus itu.
dan..khihihihihihi..alhamdulillah nya..saya bisa dapet band yang saya sukaaaa bangett :D
awal minggu ini sudah kontak-kontakan dengan managernya. dibantu Rani dan Adan *terimakasiiiiiihhhh :D* saya berhasil menjangkau band ini! gembira bukan main. akhir kontak masih menyisakan gantungan sedikit, tapi saya harap mereka bisa memenuhi permintaan saya ini *berdoa kuat kuat-amin!* :D

dua minggu yang lalu saya juga sudah bertemu dengan tim dokumentasi hari H :D mereka adalah enzo portraiture. sejauh ini, hasil stalk saya menunjukkan bahwa mereka oke sekali. tapi untuk berjaga-jaga, saya pun mengajak mereka berdiskusi untuk membagi apa yang saya suka dan apa yang menjadi pilihan-pilihan saya dalam hal memilih angle gambar dan nuansa edit an foto :]

tinggal 2 minggu lagi, dan "sidang" itu akan digelar.

ya, tinggal 2 minggu lagi, kurang lebih, dan saya masih blum bisa duduk tenang..karena rasanya masih banyak yang belum..

oh tuhan..bismilahhirohmannirahim..