Friday, November 5, 2010

perempuan coklat yang mengabu

so, this was the second time i saw the dusty rain from the Merapi volcano eruption in Jogja. but this time went a little bit crazy since the first time.

so, about 2 a.m my friend phoned me and ask me to pack my things. he will picked me up and let us stay over the night at Papermoon, joined with other friends. half sleeping i asked my friend to leave me and letting me have my sleep alone in my rented room. but he persisted to picked me up. half awake i ask him,
"what time is this?"
"two a.m..look, it's dust rain outside, and Ria ask us to stay with them, so..in case there's something happen at least we all got each other.."
"is it that bad?"
"yes. pack ur things and let me know whenever u're ready, i'll pick u up."

so i ended up hung up the phone and packed. as i have done packing, i sit and wait my friend to pick me up..in silent..and then i started to notice the sound of heavy dusty rain outside. i heard dusts riding winds hitting my window. and that's the time i begun to feel a bit scared.

long story short, we arrived at papermoon, and already, my friend whose driving the motorbike got his jeans doted by dusty rain, even though it's only 3 minutes riding on motorbike.

it's quite creepy.

so what had happened is, at about 12.30 a.m in the morning the merapi, again, erupted. and it's quite a big one compare to the last time it's erupted. all the people whom live near the Merapi racing to the south, evacuating. the news on television's quite crazy though.

approaching 3 a.m i fell asleep, meanwhile the tense news running on television.

in the morning when i woke up, i'm rushing outside to see what's happen while we're asleep.
and so, all the ground is covering with damp dust.
feels like a compact powder.

grey fences...

and the dust still falling..the little dust which very soft and floating.

it looks like fogging, caused the eyesight distance's short and makes ur eyes sore.

the sun's come up, but it's light dimmed and so weak..

the dust-stencil street below my feet



the view from the front of papermoon.

hope everything's gonna be ok.

Saturday, October 30, 2010

jogja putih, foto-foto

halaman depan kosan.. berdebu, putih semuaa..

gradasi yang tertutup atap dan yang terkena debu

bersiap ke pasar untuk patroli!

di perjalanan, semakin terasa dengan debu-debu jalan yang beterbangan

guratan-guratan ban

ga terlalu keliatan, tapi warna atmosphere nya jadi aneh..seperti berkabut, tapi berdebu, dan udara sedikit lebih dingin..

sesampainya di pasar

kendati demikian, aktivitas pasar tetap berjalan

debu dan masker dimanamana

debu yang mengguyur mobil-mobil di jalan.
tebal, ya? saya jadi berpikir, ini gmana yang diatas sana ya, yang deket lereng merapi, pasti kan lebih tebel lagi.
semoga semuanya masih bisa baik baik saja, amin.

jogja putih

sekedar update kabar terbaru,
jogja hujan abu.
Pagi ini jam 6 saya terbangun dan refleks keluar kamar menuju kamar mandi untuk pipis. Dengan mata masih setengah terpejam saya tidak menyadari beberapa kejanggalan kecuali,

"Hm, jogja terara lebih terang dr biasanya pagi ini..tapi agak berkabut..kombinasi yang aneh.."
setelah kemudian keluar dari kamar mandi menuju kamar lagi,saya memandang matahari.
"Cahaya nya terasa agak lembut ya, pagi ini", batin saya.

Eh tunggu tunggu,ada yang jatuh pelan pelan..apa ini? Hujan?
Oh la la, bukan.
Ini abu.

Abu nya mbah merapi.
Bergegas saya mengajak si tanduk merah patroli.
Pasar tujuan pertama kami. Tetap buka ternyata, dengan segala aktivitas mbok mbok nya.

Jogja menjadi putih.
Wajahnya dibedaki,
bagai kabuki.

Subahanallah. Saya tercengang kagum, walau takut juga.

Semua memiliki dua sisi, itu saya semakin yakin.
Seperti kain poleng bali,
seperti dewi uma yang menjelma dewi durga,
seperti alam dan semesta,
seperti manusia.

Lagipula manusia adalah miniatur semesta.

Thursday, October 7, 2010

namanya Yolanda



saya, mba ria, dan Yolanda

alasan pertama yang membuat saya menetap lebih lama di jogja dari yang direncanakan adalah Papermoon Puppet Theatre.
Papermoon Puppet Theatre adalah, seperti terjemahannya, kelompok teater boneka, yang, tentu saja berdomisili di Jogja. diprakarsai oleh sejoli berkarya: Mba Ria dan Mas Iwan.
saya bertemu mereka untuk pertama kali nya di bulan Juni, saat masa magang saya di Lembaga Indonesia Prancis.
dan karena pertemuan itu lah kini saya turut berproses bersama mereka untuk sebuah project.

saat ini Papermoon sedang menggarap sebuah pementasan untuk bulan Desember, berjudul "Mwathirika"
sebuah pertunjukan teater boneka yang ceritanya bukan untuk anak-anak, karena berbicara tentang sebuah "sejarah kehilangan" yang dialami negeri ini.
sebuah sejarah yang sampai sekarang belum dengan terang-terangan dibuka dan di paparkan.

pertunjukan teater boneka ini tidak menggunakan kata-kata sama sekali, sehingga seluruh kekuatan bercerita teater ini memang ada pada gestur boneka, sound, setting, dan permainan lanpu serta visual.

dan percayalah apa yang dikatakan rudi..hit it rud!
"bermain teater boneka itu tidak SEMUDAH terlihatnya. dan percayalah..c a p e k..kamu bisa sekalian program diet, sodara-sodara."

NAH, Mwathirika akan pentas di bulan desember 2010 tanggal 1, 2, dan 3.

berhubung, di bulan oktober tanggal 16 ini akan ada Jogja Java Carnaval di Yogyakarta, maka Papermoon pun berpartisipasi. sehingga di sela latihan kami untuk pementasan Mwathirika, kami pun diajak untuk memainkan salah satu boneka koleksi Papermoon untuk kemudian ikut serta karnaval tanggal 16 nanti ini.

JADI LAH SAYA BERTEMU DIA...

namanya Yolanda.
dan lebih dari 4 orang bilang bahwa saya matching main sama Yolanda.
karena kami k e r i t i n g.

well then, Hallo Yolanda! :D tampaknya untuk saat ini kita memang berjodoh :}

"sini dibenerin dulu.."

"halo! saya Yolanda!"


"halo yang di timur.."

"yang di barat..."

"aduh aku wareg e.."

"eh ya ampuuunn..aku di foto thooo.."

"apa ini aku dirogoh rogoh.."
"Heeeeeei, diam kamu.."

aku dan dia

"khihihihihihi.."


"hormat!"

"khihihi, aku dikecuuuppp.."

Friday, October 1, 2010

ingin kembali berbincang denganmu,

membongkar arsip foto lama dan menemukan foto ini.
foto ini diambil saat saya dan teman-teman sahabat kota selesai melakukan petualangan 'sepeda subuh' dan berujung di Roti Gempol untuk sarapan sekaligus melepas lelah.

entah kenapa saat melihat foto ini saya merasakan banyak hal:
keakraban, serunya percakapan, hangatnya berkawan, bahagianya berkegiatan..

dan rasa-rasa tadi berujung pada satu kesimpulan,
homesick.

ini nostalgia.
[Late 18th Century.
nostos "homecoming" + algos "pain"]

***

saya memperpanjang masa tinggal saya di Jogja,
sampai kurang lebih tiga bulan yang lain.

karena apa?

karena saya ikut dalam sebuah project yang sungguh seru dan menyenangkan :D
tapi saya akan bercerita lebih lanjut saat nostalgia ini sudah lebih sedikit mendera emosi saya.

saya ingin kembali berbincang denganmu,
dengan mata yang saling bertemu,
dengan tangan yang sanggup meraup,
dan saling lempar senyum yang mempu membuat saya berdegup.

Wednesday, August 11, 2010

tembok ke-dua :D

sabtu dini hari, 7 agustus 2010
masih bekerjasama dengan teman yang sama, Sebastien Szczyrk, saya menggambar tembok kedua saya :D
selama menggambar, kami didatangi seorang bapak-bapak yang akhirnya jadi ngobrol utara-selatan tentang seni, dan dia bercerita bahwa temannya kebanyakan adalah seniman-seniman terkenal. dulu ia mengurus siapa siapa yang bisa berpameran di hotel melia purosani, Yogyakarta.
lalu ia pamit untuk menyimpan motornya terlebih dahulu, dan tidak lama beliau kembali datang bersama dua botol aqua,
"silakan, ini untuk adik, maaf, adanya hanya ini di rumah. monggo, monggo.."
wuaaaahhh, alhamdulillah :D
lalu tidak lama ia pun beringsut pulang.
setelah itu datang dua orang ibu-ibu ber-mukena.
ternyata sudah hampir subuh,
tidak lupa saya dan ibu-ibu tadi bertegur sapa seramahnya.
sudah hampir subuh, kami pun menyelesaikan gambar sebelum ayam serius berkokok.
euh, semacam pembuatan candi Roro Jonggrang,
tapi kali ini bukan karena dibantu makhluk halus yang takut pagi,
tapi karena tidak boleh ketinggalan absen subuh, mumpung bangun :P
et voila!
je suis tres contente :]
proses pengerjaan: di malam hari, belum selesai

tampak agak depan, belum selesai

close up

close up 1

close up 2

close up 3, belum selesai

close up 3, yang sudah selesai


akhirnya selesai :D

close up, udah selesaaaaii :D


kalau siang jadi tampak seperti ini
tampak siang hari

tampak dari ujung jalan tirtodipuran, Yogyakarta :]

Saturday, August 7, 2010

untuk teman-temanku sayang, 3 bulan lewat sudah

dan dengan terasa, 3 bulan lewat sudah :P
khehehehe,
selesai sudah masa magang saya selama 3 bulan di Lembaga Indonesia Prancis/CCF Yogyakarta,
alhamdulillah bisa melewatinya dengan predikat terhitung mulus, semulus tahu cina.

awal awal nya agak berasa..tapi satu bulan terakhir terasa cepat sekali,
apalagi dengan beban laporan dari kelola yang blum juga selesai dan beberapa PR pekerjaan yang blum tuntas :P
*lagu "A Certain Shade of Green" dari Incubus kembali melantun di kepala saya tak mau berhenti*

dan satu hari sebelum hari terakhir saya, seperti biasa, hari itu rabu, dan rabu adalah jadwal rapat mingguan di LIP.
secara resmi, Ms. Marie, direktris LIP mengumumkan berakhirnya masa tugas saya di sana, lalu dia memberikan kenang-kenangan.
:]
senang, terharu sedikit, sedih juga sedikit, semua nya campur jadi satu, jadi cuma bisa senyum senyum salah tingkah sambil goyang goyang hasilnya..
ada satu kaos hitam dari CCF Korea, postcard yang gambarnya macam macam keju di Prancis (kalo makan beneran di prancis, sesuai unggah ungguh sana, ada satu sesi yang cuma gado-in keju gitu, aneh ya..), laluuu...yang paling bikin saya senang..ada buku catatan dari COCO BEFORE CHANNEL dengan gambar audrey tautou nya..huhuhuhuhuhuhuuu senaaaaang, soalnya suka banget sama itu :D

dan yang bikin lebih salah tingkah lagi, abis itu kita, semua staff LIP, makan siang bersama di cafe LIP, huhuhuhuhuuu..terharuuuuu..
euh, ya, well,
sebenernya bukan gara gara saya aja si, diselenggarakan makan-makan bareng ini..menyambut sebentar lagi bulan puasa juga, tapi saya Ge-eR ajaaa :P biarin, biar bahagia! *menyenangkan diri sendiri*

sebelum makan dimulai saya disuruh speech dulu, KHAHA.
m a t i g a y a !
ga bisa berbicara sesuatu yang cerdas dan bermutu, cuma mengulang ngulang kata sambil ga bisa berenti goyang goyang :))
"ga mutu banget ini mba-nya, kok bisa si magang di LIP!?", batin orang-orang disana.. :P

dan menunya ENAK BANGET sodara-sodaraa!
sayur lodeh a la cafe LIP *itu enak bangeeeet, beneran deh, mba Susi yang bikin namanya..cari dia kalo kalian berkesempatan mampir LIP di Jogja*
lodeh lengkap dengan TEMPE GORENG dan IKAN dan SAMBEL ULEK :9
subhannallah!
he he he he he.
ada menu lain juga, tentunya, biar bervariasi :]


baiklah, dengen selesainya makan siang saya hari itu,
resmi juga saya kembali harus melamun dan banyak berdiskusi untuk menentukan langkah selanjutnya, MAU APA SAYA?
atau mengutip lagi dari sebuah lagu yang terkenal sekali saat ini,
MAU DIBAWA KEMANA, HUBUNGAN KITA? *sementara ini hubungan saya dengan Barbara dalam mengarungi petualangan selanjutnya, tentu saja :}

more offerings to come and to be chosen, of course..

sementara ini, saya akan menyelesaikan studi bahasa prancis dasar saya dulu disini, tinggal seminggu lagi, sayang kalo ditinggal,
lalu kembali ke Bandung Jakarta untuk beberapa saat, bertemu rumah-rumah yang lain :]

sampai jumpa di persimpangan-persimpangan jalan, teman teman..
am going home sooooooooonnnn :D
dengan oleh oleh cerita yang banyak, dan minta bantuan merenung dan berdialog,
supaya saya tetap "sehat"
pour être en "forme"
:D

Monday, August 2, 2010

bocoran soal ulangan kelas 4 SD

isi titik-titik berikut pada lembar jawaban yang disediakan.


awas hati-hati, jangan kencing disepanjang gang! kalau kencing nanti...


pada kalimat, "tidak menerima komplin" diatas, kata komplin berarti...

Totto-chan: Sebuah Ulasan

Segera setelah adegan terakhir Totto-chan membuka pintu kereta yang masih berjalan sambil menggendong adik perempuannya yang masih bayi, lal...